Inter Milan Kunci Transfer Anan Khalaili: 25 Juta Euro Plus Bonus untuk Sayap Kanan
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan mencapai kesepakatan dengan Union Saint-Gilloise untuk merekrut Anan Khalaili dengan nilai transfer 25 juta euro plus bonus, menggantikan Denzel Dumfries yang dikabarkan hengkang ke Real Madrid.
- Kesepakatan ini mencakup klausul 15 persen dari penjualan di masa depan untuk Maccabi Haifa, klub sebelumnya yang menjual Khalaili ke Belgia pada 2024 seharga 6,5 juta euro.
- Pemain berusia 21 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis di Milan akhir pekan ini, setelah Inter gagal merekrut Marco Palestra yang memilih Chelsea.

Inter Milan akhirnya mendapatkan pengganti yang diincar untuk posisi sayap kanan. Klub raksasa Italia itu dilaporkan telah mencapai kesepakatan penuh dengan Union Saint-Gilloise untuk merekrut pemain timnas Israel, Anan Khalaili, dengan nilai transfer mencapai 25 juta euro plus berbagai bonus. Kesepakatan ini menjadi solusi setelah Inter gagal merekrut Marco Palestra yang memilih bergabung dengan Chelsea.
Proses negosiasi berjalan alot. Sebelumnya, Inter mengajukan dua tawaran yang ditolak oleh Union Saint-Gilloise: pertama senilai 20 juta euro plus bonus, kemudian dinaikkan menjadi 23 juta euro. Namun, setelah lobi intensif, kedua klub sepakat pada angka 25 juta euro dengan tambahan bonus yang bisa membuat total transfer mendekati 30 juta euroโsesuai permintaan awal klub Belgia tersebut.
Khalaili, yang genap berusia 22 tahun pada September mendatang, menjadi prioritas Inter setelah Denzel Dumfries dikabarkan akan hengkang ke Real Madrid. Pemain asal Israel ini dianggap memiliki profil ideal untuk mengisi sektor kanan pertahanan sekaligus memberikan kontribusi ofensif. Musim lalu, ia mencatatkan enam gol dan enam assist dalam 42 pertandingan kompetitif bersama Union Saint-Gilloise.
Yang menarik, kesepakatan ini juga menguntungkan Maccabi Haifa, klub sebelumnya yang menjual Khalaili ke Union Saint-Gilloise pada 2024 seharga 6,5 juta euro. Dalam kontrak transfer tersebut, Inter menyertakan klausul 15 persen dari nilai penjualan di masa depan. Artinya, jika suatu saat Khalaili dijual lagi, Maccabi Haifa akan mendapatkan bagian signifikan.
Khalaili dijadwalkan terbang ke Milan untuk menjalani tes medis pada akhir pekan ini, kemungkinan Jumat atau Sabtu. Jika lolos, ia akan menandatangani kontrak jangka panjang dengan Inter. Kehadirannya diharapkan bisa menambah daya gedor Nerazzurri, terutama setelah kepergian Dumfries yang sudah di depan mata.
Menarik untuk dicermati, persaingan di bursa transfer Serie A musim panas ini kian sengit. Napoli sempat menjadi kandidat terdepan untuk mendapatkan Khalaili, tetapi harus mundur karena prioritas melakukan penjualan pemain terlebih dahulu. Como juga sempat menunjukkan minat, namun Inter bergerak lebih cepat. Keputusan Khalaili memilih Inter menunjukkan ambisi klub asal Milan itu untuk tetap kompetitif di level tertinggi, baik di Serie A maupun Eropa.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Inter ini bisa menjadi sinyal bahwa klub-klub Eropa mulai melirik pemain dari kawasan Timur Tengah sebagai alternatif pasar yang lebih terjangkau. Dengan harga transfer yang relatif moderat untuk standar Eropa, Khalaili bisa menjadi contoh bagaimana pemain dari liga non-unggulan mampu menembus klub papan atas. Apakah ia akan sukses seperti pemain Israel sebelumnya di Italia, atau justru tenggelam? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa musim ke depan.



