Wales Turunkan Rees-Zammit ke Bangku Cadangan, Costelow Starter Lawan Argentina
Baca dalam 60 detik
- Louis Rees-Zammit dicadangkan untuk laga Nations Championship melawan Argentina, dengan Sam Costelow mengisi posisi fly-half.
- Pelatih Steve Tandy melakukan tiga perubahan starting line-up, termasuk memberi debut pada Kane James dari Exeter.
- Wales berusaha mempertahankan momentum setelah dua kemenangan beruntun, menghadapi Argentina yang diperkuat Guido Petti yang merayakan caps ke-100.

Pelatih Wales, Steve Tandy, mengambil keputusan mengejutkan dengan menurunkan bintang sayap Louis Rees-Zammit ke bangku cadangan untuk pertandingan Nations Championship melawan Argentina, Sabtu (12/7) di Estadio San Juan del Bicentenario. Sam Costelow akan menjadi starter sebagai fly-half, menggantikan Dan Edwards yang tidak masuk dalam skuad 23 pemain setelah tampil kurang meyakinkan saat mengalahkan Fiji pekan lalu.
Perubahan ini merupakan bagian dari tiga rotasi yang dilakukan Tandy. Ellis Mee akan mengisi posisi sayap yang ditinggalkan Rees-Zammit, sementara James Botham masuk sebagai flanker menggantikan rekannya di Cardiff, Alex Mann. Keputusan menempatkan Rees-Zammit di bangku cadangan dinilai sebagai strategi untuk memaksimalkan dampaknya sebagai pemain pengganti, seperti yang diungkapkan Tandy: โKesempatan besar bagi para pemain yang masuk, dan tantangan yang menarik.โ
Sorotan lainnya adalah debut yang dinanti-nantikan bagi Kane James, gelandang belakang Exeter yang lahir di Pembrokeshire dan besar di Cardiff. Pemain berusia 21 tahun ini sebelumnya memperkuat Inggris U-20, namun kini memilih membela Wales. โKane adalah pemain yang menarik. Dia sangat kuat dan cepat. Cara dia masuk ke lingkungan tim dan langsung beradaptasi menunjukkan tidak ada keraguan dalam setiap langkahnya,โ puji Tandy.
Di kubu Argentina, pelatih Felipe Contepomi melakukan lima perubahan starting line-up setelah kekalahan 47-38 dari Skotlandia. Prop Boris Wenger dan Tomas Rapetti, flanker Marcos Kremer, centre Justo Piccardo, serta sayap Bautista Delguy masuk sebagai starter. Sementara itu, lock Guido Petti akan menjadi pemain keenam Argentina yang meraih 100 caps, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi dan dedikasinya selama bertahun-tahun.
Bagi Wales, laga ini menjadi ujian berat setelah dua kemenangan beruntun. Namun, catatan pertemuan terakhir menunjukkan Argentina unggul telak. โKami tahu Argentina adalah tim yang penuh semangat dan terampil. Bermain tandang selalu menjadi tantangan yang menarik untuk melihat sejauh mana perkembangan kami,โ ujar Tandy.
Dari sisi komposisi pemain, Scarlets mendominasi lini belakang Wales dengan lima pemain: Mee, Costelow, Hawkins, Eddie James, dan Blair Murray. Sementara itu, Ryan Elias yang akan merayakan caps ke-50 jika dimainkan, mendapat pujian khusus dari Tandy: โKisah Ryan luar biasa. Dia adalah pemimpin dan pribadi yang hebat, serta benar-benar memberikan nilai tambah bagi kelompok kami. Cap ke-50 adalah pencapaian yang layak.โ
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Wales yang ingin mempertahankan tren positif setelah periode sulit pasca-Piala Dunia 2023. Namun, Argentina yang diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Petti dan Kremer dipastikan tidak akan memberi ruang mudah. Pertanyaannya, mampukah Wales mengulang kejutan seperti saat mengalahkan Fiji, atau justru kembali tunduk pada keganasan Los Pumas di kandang sendiri?



