Roma Gagal Boyong Greenwood, Beralih ke Dan Ndoye dari Nottingham Forest
Baca dalam 60 detik
- Roma kehilangan Mason Greenwood yang memilih Fenerbahce dengan tawaran gaji fantastis.
- Klub Serie A itu kini mengincar Dan Ndoye, winger Swiss yang kurang bersinar di Nottingham Forest.
- Forest disebut bersedia melepas Ndoye dengan harga lebih murah setelah hanya setahun berseragam mereka.

AS Roma dipastikan gagal mendatangkan Mason Greenwood dari Olympique Marseille setelah pemain asal Inggris itu memilih bergabung dengan Fenerbahce. Kini, I Giallorossi dilaporkan mengalihkan bidikan ke Dan Ndoye, winger asal Swiss milik Nottingham Forest.
Selama beberapa pekan terakhir, Roma terus bernegosiasi dengan Marseille untuk menebus Greenwood. Namun, klub Prancis itu membanderol mantan pemain Manchester United tersebut dengan harga โฌ50 jutaโangka yang dinilai terlalu tinggi. Meski sempat ada kabar kesepakatan personal antara Greenwood dan Roma, Fenerbahce datang dengan tawaran gaji mencapai โฌ8-10 juta per tahun, membuat klub asal Ibu Kota Italia itu tak mampu bersaing.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Roma kini memfokuskan diri pada Ndoye, yang baru setahun membela Nottingham Forest setelah dibeli dari Bologna dengan nilai transfer โฌ40 juta plus bonus. Pemain berusia 24 tahun itu gagal menjadi starter reguler di City Ground musim lalu, dan disebut-sebut sudah tidak masuk dalam rencana jangka panjang klub Premier League tersebut.
Yang menarik, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa valuasi Forest terhadap Ndoye telah menurun dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini bisa menjadi peluang bagi Roma untuk mendapatkan pemain yang juga memperkuat Timnas Swiss di Euro 2024 dengan harga lebih murah. Ndoye dikenal sebagai winger lincah yang bisa bermain di kedua sisi sayap, sesuatu yang dibutuhkan Roma setelah kepergian beberapa pemain sayap.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Roma ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa harus pintar-pintar mencari alternatif ketika target utama gagal. Selain itu, Ndoye yang berpaspor Swiss namun memiliki darah Senegal bisa menjadi contoh bagi pemain keturunan Indonesia di Eropa untuk terus berjuang menembus klub top.
Roma sendiri masih memiliki beberapa pekerjaan rumah internal, termasuk memperpanjang kontrak Paulo Dybala yang menjadi andalan lini depan. Setelah itu, manajemen klub di bawah arahan Direktur Olahraga Tiago Pinto diharapkan lebih agresif di bursa transfer. Pertanyaannya, apakah Ndoye bisa menjadi solusi jangka panjang bagi Roma, atau hanya akan menjadi pemain pelapis seperti di Nottingham Forest?



