Empat Debutan, Sembilan Perubahan: Irlandia Uji Kedalaman Skuad Lawan Jepang
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Andy Farrell melakukan sembilan perubahan starting line-up setelah kemenangan dramatis atas Australia, memberi kesempatan debut bagi empat pemain.
- Laga melawan Jepang menjadi ajang uji coba sebelum menghadapi Selandia Baru, sekaligus mengukur ketahanan skuad di Nations Championship.
- Rotasi besar-besaran ini menunjukkan strategi Farrell dalam mengelola kebugaran pemain dan mempersiapkan generasi penerus.

Pelatih Irlandia, Andy Farrell, melakukan rotasi besar-besaran dengan sembilan perubahan pada susunan pemain inti saat timnya bersiap menghadapi Jepang dalam lanjutan Nations Championship di Newcastle, Australia, Sabtu (12/6). Empat pemain baru akan menjalani debut internasional, menandai langkah berani Farrell dalam menguji kedalaman skuad sebelum laga krusial melawan Selandia Baru pekan depan.
Keputusan ini diambil setelah Irlandia meraih kemenangan tipis 33-31 atas Australia dalam pertandingan pembuka yang menegangkan. Farrell memilih mengistirahatkan sejumlah pilar seperti Dan Sheehan, Tadhg Furlong, Josh van der Flier, Jamison Gibson-Park, dan Hugo Keenan. Sebagai gantinya, ia memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang jarang tampil, termasuk debutan Sean Jansen yang akan menjadi starting number eight setelah musim impresif bersama Connacht.
Selain Jansen, tiga pemain lain yang akan menjalani debut adalah Billy Bohan dan Sam Illo sebagai prop cadangan, serta Bryn Ward dari Ulster yang duduk di bangku cadangan. "Ini momen istimewa ketika Anda memberikan debut kepada satu orang, apalagi empat sekaligus," ujar Farrell. Ia menambahkan bahwa para debutan harus siap "merobek lapangan" karena sudah waktunya mereka menunjukkan kemampuan.
Di sektor half-back, Ciaran Frawley mendapat kesempatan pertama sebagai fly-half starter, berpasangan dengan Craig Casey. Frawley, yang baru pindah dari Leinster ke Connacht, sebelumnya hanya pernah menjadi starter sekali sebagai full-back melawan Wales pada Six Nations 2024. Sementara itu, lini belakang diisi oleh Jacob Stockdale dan Jimmy O'Brien di sayap, dengan Jamie Osborne bergeser ke full-back setelah bermain di sayap kiri saat melawan Australia.
Di barisan depan, Tom O'Toole dan Thomas Clarksonโpencetak try penentu kemenangan atas Australiaโakan menjadi starter bersama hooker Ronan Kelleher yang merayakan caps ke-50. Tadhg Beirne akan memimpin tim sebagai kapten untuk pertama kalinya, berpartner dengan James Ryan di lini kedua. Jack Conan bergeser dari number eight ke blind-side flanker untuk memberi tempat bagi Jansen, sementara Nick Timoney mengisi posisi open-side.
Bangku cadangan Irlandia didominasi pemain minim pengalaman, termasuk empat pemain tanpa caps. Ini menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad, terutama saat menghadapi Jepang yang dikenal agresif. Jepang sendiri datang dengan percaya diri setelah mengalahkan Italia 27-10 di laga pembuka mereka. Dalam 11 pertemuan sebelumnya, Irlandia unggul 10 kali, namun Jepang pernah mengejutkan dengan kemenangan 19-12 di Piala Dunia 2019.
Bagi pengamat rugbi di Indonesia, rotasi ini menarik karena menunjukkan bagaimana tim besar mengelola beban pertandingan internasional yang padat. Dengan jadwal yang ketat, strategi rotasi menjadi kunci untuk menjaga performa puncak sekaligus mengembangkan pemain muda. Laga ini juga bisa menjadi tolok ukur bagi perkembangan rugbi Asia, di mana Jepang terus menunjukkan peningkatan signifikan di bawah asuhan Eddie Jones.
Pertanyaan besarnya: mampukah Irlandia mempertahankan momentum setelah kemenangan dramatis atas Australia, atau justru Jepang akan memanfaatkan ketidakkompakan tim lawan? Jawabannya akan terlihat di Newcastle, sebelum fokus beralih ke duel klasik melawan All Blacks di Auckland.



