Bintang Timnas Jepang Kaoru Mitoma Tabrak Pesepeda di Tokyo, Absen Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Pemain sayap Brighton, Kaoru Mitoma, terlibat kecelakaan lalu lintas di Tokyo hingga mencederai seorang pesepeda wanita.
- Insiden terjadi saat Mitoma menerobos lampu merah; korban dirawat di rumah sakit dengan cedera ringan.
- Mitoma yang sebelumnya gagal tampil di Piala Dunia 2026 karena cedera, kini menghadapi konsekuensi hukum dan publik.

Pemain sepak bola Jepang yang memperkuat Brighton & Hove Albion, Kaoru Mitoma, terlibat kecelakaan lalu lintas di Tokyo pada Rabu pagi setelah mobil yang dikendarainya menerobos lampu merah dan menabrak seorang pesepeda wanita berusia 48 tahun. Peristiwa ini terjadi di persimpangan kawasan Itabashi, Tokyo, sekitar pukul 08.45 waktu setempat.
Menurut sumber investigasi yang dikutip Kyodo News, korban mengalami luka-luka yang diperkirakan memerlukan waktu penyembuhan sekitar dua pekan. Tim manajemen Mitoma menyatakan bahwa pemain berusia 29 tahun itu menyesali kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada korban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian Tokyo mengenai kemungkinan tuntutan hukum terhadap Mitoma.
Kecelakaan ini menjadi sorotan di tengah ketidakhadiran Mitoma di Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Pemain kelahiran Kanagawa itu sebelumnya diprediksi menjadi andalan lini serang Samurai Biru, namun cedera kaki yang dideritanya membuat pelatih Hajime Moriyasu mencoret namanya dari skuad akhir. Kini, selain harus memulihkan kondisi fisik, Mitoma juga dihadapkan pada proses hukum dan tekanan publik akibat insiden lalu lintas tersebut.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, nama Mitoma sudah tidak asing. Gaya dribelnya yang eksplosif di Liga Inggris kerap menjadi tontonan menarik. Namun, kejadian ini mengingatkan bahwa atlet profesional pun tidak kebal terhadap risiko hukum dan sosial di luar lapangan. Di Indonesia, kasus serupa pernah menimpa beberapa pesepakbola lokal yang terlibat kecelakaan lalu lintas, sehingga publik kerap menuntut transparansi dan pertanggungjawaban.
Mitoma memulai karier profesionalnya bersama Kawasaki Frontale pada 2020 setelah lulus universitas, sebelum pindah ke Brighton pada 2021. Ia dikenal sebagai pemain sayap kiri dengan kecepatan dan teknik tinggi, serta menjadi idola baru sepak bola Jepang. Namun, rangkaian cedera dan kini kecelakaan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai konsistensi performanya ke depan.
Ke depannya, publik menanti langkah Mitoma dalam menyelesaikan tanggung jawab hukum dan medis atas insiden ini. Apakah ia akan menghadapi sanksi dari klub atau federasi? Ataukah ini akan menjadi pelajaran berharga bagi atlet profesional lainnya untuk lebih berhati-hati di jalan raya?



