Capello: Mbappe Setara Ronaldo, Haaland Mirip Nordahl — Messi Tetap Mematikan
Baca dalam 60 detik
- Fabio Capello menyebut Kylian Mbappe sebagai pemain yang paling mendekati gaya legenda Brasil Ronaldo Nazário di era modern.
- Pelatih legendaris Italia itu juga membandingkan Erling Haaland dengan bomber Swedia Gunnar Nordahl, yang dikenal haus gol di Serie A.
- Capello menilai Lionel Messi, meski tak lagi secepat dulu, tetap menjadi faktor penentu di setiap pertandingan besar.

Fabio Capello, salah satu pelatih paling disegani dalam sejarah sepak bola, memberikan penilaiannya terhadap tiga bintang terbesar yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Menurutnya, Kylian Mbappe adalah pemain yang paling mendekati gaya legenda Brasil Ronaldo Nazário, sementara Erling Haaland mengingatkannya pada bomber Swedia Gunnar Nordahl. Capello juga menegaskan bahwa Lionel Messi, meskipun sudah tidak secepat dulu, tetap menjadi pemain yang menentukan.
Dalam wawancara eksklusif dengan Football Italia, Capello memaparkan analisisnya secara detail. Ia membandingkan Mbappe dengan Ronaldo, yang dikenal dengan kecepatan, kekuatan, dan kemampuannya mencetak gol dari berbagai posisi. “Mbappe memiliki atribut yang sama dengan Ronaldo: kecepatan eksplosif, finishing klinis, dan kemampuan membaca permainan,” ujar Capello. Ia menambahkan bahwa Mbappe, seperti Ronaldo, mampu mengubah jalannya pertandingan seorang diri.
Untuk Erling Haaland, Capello menarik paralel dengan Gunnar Nordahl, legenda Swedia yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa AC Milan. “Haaland adalah predator kotak penalti sejati, seperti Nordahl. Ia tidak perlu banyak sentuhan untuk mencetak gol,” kata Capello. Perbandingan ini menempatkan Haaland dalam tradisi striker-skandinavia yang haus gol, sebuah warisan yang jarang terlihat di era sepak bola modern.
Capello juga memberikan pandangannya tentang Lionel Messi. Menurutnya, meskipun Messi tidak lagi memiliki kecepatan seperti saat masih di Barcelona, ia tetap menjadi pemain yang paling cerdas di lapangan. “Messi sekarang lebih banyak bermain sebagai playmaker, tetapi keputusannya tetap mematikan. Ia bisa mengubah pertandingan dengan satu operan atau tembakan,” jelas Capello. Penilaian ini relevan mengingat Messi akan berusia 39 tahun saat Piala Dunia 2026 berlangsung.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, analisis Capello memberikan gambaran tentang apa yang bisa diharapkan dari turnamen mendatang. Dengan tiga pemain sekaliber Mbappe, Haaland, dan Messi, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam sejarah. Namun, pertanyaan besarnya adalah: mampukah ketiganya membawa tim masing-masing meraih gelar? Atau akankah muncul bintang baru yang mencuri perhatian?



