Ed Sheeran Dikabarkan Hijrah ke Interscope, Tutup 15 Tahun Bersama Warner Music
Baca dalam 60 detik
- Setelah 15 tahun bernaung di Warner Music Group, Ed Sheeran dikabarkan akan menandatangani kontrak baru dengan Interscope Records.
- Keputusan hengkang disebut bukan karena konflik, melainkan perubahan prioritas hidup sebagai ayah dua anak.
- Pelantun 'Shape of You' itu juga berencana rehat panjang usai tur LOOP untuk fokus mengurus keluarga.

Ed Sheeran dikabarkan segera mengikat kontrak baru dengan Interscope Records, dua bulan setelah resmi berpisah dari Warner Music Group (WMG) dan Asylum, label yang menaunginya selama lebih dari satu dekade. Langkah ini menandai babak baru dalam karier musisi asal Inggris yang selama ini identik dengan hits akustik dan lirik personal.
Menurut laporan Billboard, kesepakatan dengan Interscopeโyang bernaung di bawah Universal Music Groupโmasih dalam tahap finalisasi. Meski demikian, WMG dipastikan tetap memegang hak atas seluruh katalog lagu Sheeran yang dirilis selama masa kontrak sebelumnya. Artinya, royalti dari tembang seperti 'Thinking Out Loud' dan 'Perfect' masih akan mengalir ke mantan rumah produksinya.
Kepergian Sheeran dari WMG tidak didasari oleh drama atau perselisihan. Dalam pernyataan sebelumnya, pelantun 'Azizam' itu menegaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari perubahan besar dalam hidupnya, terutama setelah menjadi ayah dari dua anak, Lyra (5) dan Jupiter (4), bersama istrinya Cherry Seaborn. "Hidup saya sangat berbeda sekarang. Sudah lama saya merasa bahwa banyak hal dalam karier profesional saya perlu berubah," ujarnya.
Sheeran juga mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda panjang dari industri musik setelah tur LOOP-nya berakhir. Dalam konser di Glendale, Arizona, Juni lalu, ia secara blak-blakan memberi tahu penggemar bahwa mereka "mungkin tidak akan melihatnya lagi untuk beberapa waktu." "Saya mungkin akan mengambil waktu istirahat setelah tur ini selesai dan melakukan peran sebagai ayah. Jadi, jika saya tidak terlihat untuk sementara, saya cinta kalian, terima kasih sudah datang," katanya di atas panggung.
Bagi industri musik global, perpindahan Sheeran ke Interscope menjadi sinyal bahwa artis papan atas semakin berani mencari rumah baru demi kebebasan kreatif dan fleksibilitas. Di Indonesia, fenomena serupa mulai terlihat ketika musisi lokal seperti Tulus dan Raisa memilih mendirikan label sendiri atau bekerja sama dengan platform digital. Langkah Sheeran bisa menjadi preseden bagi artis Tanah Air yang ingin mengeksplorasi model kemitraan non-eksklusif dengan label besar.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Interscope akan memberi Sheeran ruang lebih luas untuk bereksperimen, atau justru menuntut hit komersial seperti era sebelumnya. Dengan rencana rehat yang sudah diumumkan, publik mungkin harus menunggu lebih lama untuk mendengar karya baru dari penyanyi berusia 35 tahun ini.



