Modi dan Prabowo Resmikan Restorasi Candi Prambanan, Simbol Warisan Hindu di Indonesia
Baca dalam 60 detik
- Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek restorasi Candi Prambanan, situs Warisan Dunia UNESCO di Yogyakarta.
- Kunjungan Modi ke Indonesia menegaskan penguatan hubungan bilateral, dengan fokus pada pelestarian budaya dan kerja sama strategis.
- Proyek restorasi ini diharapkan meningkatkan pariwisata dan memperkuat identitas Hindu di Indonesia, sekaligus menjadi jembatan diplomatik.

Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, Rabu (8/7), meresmikan proyek restorasi Candi Prambanan di Yogyakarta. Candi yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO itu menjadi saksi bisu kerja sama bilateral kedua negara di bidang pelestarian budaya.
Dalam kunjungannya, Modi tak hanya meresmikan proyek, tetapi juga menyempatkan diri berdoa di kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut. Ribuan warga yang membawa bendera India dan Indonesia memadati jalan-jalan di sekitar lokasi untuk menyambut kedua pemimpin, seperti dilaporkan IANS.
Sebelumnya, Modi mengunggah foto udara Candi Prambanan di media sosial X dengan keterangan, "Candi Prambanan yang megah." Unggahan itu langsung mendapat respons positif dari warganet Indonesia, yang melihatnya sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Nusantara.
Proyek restorasi ini bukan sekadar pemugaran fisik. Menurut analis hubungan internasional, langkah ini memiliki dimensi diplomatik yang kuat. India dan Indonesia sama-sama memiliki warisan Hindu yang kaya, dan kerja sama ini bisa menjadi model bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam melestarikan situs bersejarah.
Bagi Indonesia, Candi Prambanan bukan hanya objek wisata, tetapi juga simbol toleransi dan pluralisme. Di tengah isu radikalisme dan intoleransi yang kadang muncul, perhatian dari pemimpin negara sahabat seperti India bisa memperkuat narasi bahwa Indonesia adalah rumah bagi berbagai peradaban.
Prabowo, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerja sama budaya sebagai fondasi hubungan bilateral yang lebih luas. "Ini adalah bukti bahwa persahabatan kita tidak hanya soal ekonomi dan politik, tetapi juga soal menghargai sejarah bersama," ujarnya.
Ke depan, proyek restorasi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan India, yang saat ini menjadi salah satu pasar pariwisata terbesar bagi Indonesia. Apakah kerja sama ini akan meluas ke sektor lain seperti teknologi dan pendidikan? Waktu yang akan menjawab, namun sinyal positif sudah terlihat.



