Arsenal Incar Bruno Guimaraes: Gelandang Newcastle Siap Gantikan Zubimendi
Baca dalam 60 detik
- Arsenal kembali mengincar Bruno Guimaraes setelah tawaran £55 juta ditolak Newcastle, dengan sang pemain dikabarkan menginginkan pindah ke Emirates.
- Performa Martin Zubimendi yang menurun di akhir musim membuat Arsenal memprioritaskan rekrutan gelandang baru untuk musim panas ini.
- Guimaraes unggul dalam produktivitas serangan dan duel dibanding Zubimendi, menjadikannya kandidat ideal untuk mendampingi Declan Rice.

Arsenal dikabarkan kembali memburu gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes, setelah tawaran awal senilai £55 juta ditolak. Menurut laporan Daily Mail, pemain asal Brasil itu menginginkan kepindahan ke Emirates Stadium, dan agennya pun telah menyampaikan keinginan tersebut kepada manajemen Arsenal.
Langkah ini muncul setelah performa Martin Zubimendi yang menurun di paruh kedua musim lalu. Gelandang Spanyol yang direkrut pada musim panas 2025 itu sempat tampil gemilang di awal musim, namun kelelahan akibat padatnya jadwal membuatnya kehilangan tempat di lini tengah. Zubimendi mencatatkan menit bermain terbanyak kedua di antara pemain lapangan Arsenal setelah Declan Rice, dan akhirnya tergeser oleh Myles Lewis-Skelly.
Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, menjadikan rekrutan gelandang baru sebagai prioritas utama musim panas ini. Selain Guimaraes, beberapa nama sempat dikaitkan seperti Sandro Tonali yang akhirnya memilih Tottenham Hotspur, Alex Scott dari Bournemouth yang tidak dilepas, serta Ayyoub Bouaddi dari Lille. Namun, Guimaraes dianggap sebagai target paling realistis mengingat kontraknya di Newcastle tersisa dua tahun lagi.
Perbandingan statistik antara Guimaraes dan Zubimendi menunjukkan keunggulan signifikan pemain Newcastle. Dalam hal produktivitas serangan, Guimaraes lebih efektif di sepertiga akhir lapangan. Ia juga unggul dalam dribel, membawa bola, serta aksi progresif—area yang menjadi kelemahan Zubimendi musim lalu. Di sisi defensif, Guimaraes memenangkan lebih banyak duel dan melakukan lebih banyak recovery bola.
Rekan setim Guimaraes di timnas Brasil, Gabriel Martinelli, menyebutnya sebagai "salah satu gelandang terbaik di dunia". Sementara itu, Declan Rice sebelumnya memuji kemitraannya dengan Zubimendi sebagai "luar biasa", namun kelelahan yang dialami kedua pemain membuat Arsenal membutuhkan tambahan amunisi di lini tengah. Rice sendiri dilaporkan masih mengalami nyeri saraf selama kampanye Piala Dunia bersama Inggris.
Bagi Arsenal, mendatangkan Guimaraes bukan sekadar menambah kedalaman skuad, melainkan juga menghadirkan tipe pemimpin alami yang agresif dalam duel. Sejak tiba di Premier League pada 2022, Guimaraes telah mengoleksi 33 kartu kuning—terbanyak ketiga di antara gelandang. Namun, agresivitasnya diimbangi dengan peningkatan kontribusi ofensif yang signifikan dalam setahun terakhir.
Melihat situasi ini, Arsenal tampaknya serius untuk mengamankan jasa Guimaraes. Pertanyaannya, apakah Newcastle bersedia melepas kaptennya di tengah musim panas yang sibuk? Atau akankah Arsenal beralih ke target lain seperti Bouaddi? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah lini tengah The Gunners untuk musim depan.



