Juventus Makin Serius Boyong Emiliano Martinez: Pertemuan Kunci dengan Agen Digelar Rabu
Baca dalam 60 detik
- Manajemen Juventus dijadwalkan bertemu agen Emiliano Martinez pada Rabu untuk membahas gaji dan syarat personal kiper Argentina tersebut.
- Pembicaraan ini merupakan langkah awal sebelum negosiasi resmi dengan Aston Villa, yang diperkirakan mematok harga tinggi untuk pemain kunci mereka.
- Kesuksesan Martinez di Piala Dunia 2026, termasuk penampilan gemilang saat Argentina menang dramatis atas Mesir, semakin memperkuat posisi tawarnya.

Juventus tak main-main dalam upaya mendatangkan kiper Aston Villa, Emiliano Martinez. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa petinggi klub asal Turin itu akan menggelar pertemuan tatap muka dengan agen kiper Timnas Argentina pada Rabu (hari ini) untuk membahas detail kontrak pribadi sang pemain.
Pertemuan ini menjadi babak krusial dalam rencana transfer Juventus. CEO Giovanni Carnevali dan Chief Football Officer Ricky Massara akan langsung berhadapan dengan perwakilan Martinez. Tujuan utamanya adalah mengetahui secara pasti berapa besar gaji dan bonus yang diminta kiper berusia 32 tahun tersebut untuk bersedia pindah ke Allianz Stadium.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Juventus yang ingin segera mengamankan jasa Martinez. Setelah kesepakatan personal tercapai, barulah Juventus akan bernegosiasi dengan Aston Villa. Klub Premier League itu tentu tak akan melepas pemain andalannya dengan harga murah, apalagi setelah penampilan impresif Martinez di Piala Dunia 2026.
Ketertarikan Juventus pada Martinez bukan tanpa alasan. Kiper yang dijuluki "Dibu" ini telah membuktikan diri sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia, terutama setelah menjadi pahlawan Argentina di Piala Dunia 2022. Performanya di Piala Dunia 2026 juga konsisten, termasuk saat Argentina bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menaklukkan Mesir 3-2 di Atlanta pada laga 16 besar.
Bagi Juventus, mendatangkan Martinez akan menjadi pernyataan ambisi setelah musim lalu yang kurang memuaskan. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi fondasi kokoh di lini belakang, mengingat usia Wojciech Szczesny yang sudah 34 tahun dan performa yang mulai menurun. Namun, tantangan finansial menjadi batu sandungan. Aston Villa diperkirakan meminta mahar di atas 40 juta euro, angka yang cukup besar untuk klub Italia yang sedang berhemat.
Di sisi lain, Martinez sendiri dikabarkan terbuka untuk meninggalkan Villa Park. Pengalaman bermain di Serie A bersama Arsenal (saat dipinjamkan ke beberapa klub) mungkin menjadi pertimbangan. Namun, keputusan akhir tetap di tangan klub dan keinginan pemain.
Langkah Juventus ini juga menarik untuk dicermati dari perspektif sepak bola Indonesia. Banyak penggemar di Tanah Air yang mengikuti perkembangan Serie A, dan transfer pemain sekelas Martinez tentu akan menjadi sorotan. Jika jadi terealisasi, ini bisa menjadi salah satu transfer terbesar musim panas ini, sekaligus menambah daya saing Juventus di kancah Eropa.
Pertanyaan selanjutnya: akankah Juventus mampu memenuhi tuntutan gaji Martinez dan harga transfer yang diminta Aston Villa? Ataukah negosiasi akan menemui jalan buntu seperti beberapa target lain sebelumnya? Jawabannya mungkin akan mulai terlihat setelah pertemuan hari ini.



