Setelah Tonali, Tottenham Siapkan Dana Rp1,7 Triliun untuk Rekrut 'Mbappe Baru'
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur mengincar Eli Junior Kroupi, striker Bournemouth berusia 19 tahun yang dijuluki 'Mbappe baru', dengan banderol mencapai £90 juta.
- Klub asal London Utara itu telah menggelontorkan £185 juta untuk Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, menunjukkan ambisi finansial yang tak terbendung meski finis di peringkat 17 Liga Inggris.
- Kroupi, yang mencetak 13 gol di musim debut Premier League, dianggap sebagai penerus Harry Kane dan kunci kebangkitan Tottenham ke papan atas.

Tottenham Hotspur dikabarkan siap mengeluarkan dana hingga £90 juta atau sekitar Rp1,7 triliun untuk memboyong Eli Junior Kroupi dari Bournemouth. Langkah ini menegaskan ambisi The Lilywhites untuk kembali ke papan atas Liga Inggris setelah musim lalu terpuruk di peringkat 17.
Kroupi, yang baru berusia 19 tahun, telah mencuri perhatian setelah mencetak 13 gol di musim debutnya di Premier League—rekor tertinggi untuk seorang remaja. Mantan penyerang Liverpool Daniel Sturridge bahkan menyebutnya sebagai "salah satu finisher terbaik di Premier League", sementara GOAL menjulukinya "Mbappe berikutnya".
Ketertarikan Tottenham pada Kroupi bukanlah isapan jempol belaka. Menurut laporan TEAMtalk, manajer Roberto De Zerbi telah menyiapkan tawaran awal senilai £85 juta untuk membujuk Bournemouth melepas pemain Prancis tersebut. Meski The Cherries bersikeras bahwa striker muda mereka tidak dijual, Tottenham optimistis Kroupi terbuka untuk pindah dan negosiasi bisa dimulai dalam beberapa bulan ke depan.
Perekrutan Kroupi akan menjadi bagian dari belanja besar Tottenham di bursa transfer musim panas ini. Sebelumnya, mereka telah mengeluarkan total £185 juta untuk mendatangkan gelandang Sandro Tonali dari Newcastle dan Mateus Fernandes. Tonali, yang disebut direktur teknis Johan Lange sebagai "salah satu gelandang terbaik di Eropa", diharapkan menjadi motor permainan di lini tengah. Namun, Kroupi dinilai memiliki potensi lebih besar untuk menjadi bintang sejati yang mampu menggantikan peran Harry Kane sejak kepergiannya pada 2024.
Kemampuan Kroupi tidak hanya terbatas sebagai striker murni. Ia juga bisa bermain sebagai gelandang serang atau sayap kiri. Di musim terakhirnya bersama Lorient di Ligue 2, ia mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan saat ditempatkan sebagai winger kiri. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang membuatnya sangat diminati.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Tottenham ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Premier League semakin agresif merekrut bakat muda dari berbagai negara, termasuk Asia Tenggara. Jika Kroupi bergabung, ia akan menjadi salah satu pemain termahal di Premier League, menunjukkan bahwa klub-klub papan bawah sekalipun bisa bersaing secara finansial. Ini menjadi sinyal positif bagi pemain muda Indonesia yang bermimpi bermain di liga teratas Inggris, meski persaingan semakin ketat.
Pertanyaan besarnya, akankah Bournemouth benar-benar melepas aset berharganya? Atau Tottenham harus mencari alternatif seperti Rafael Leao atau Savinho? Yang jelas, ambisi Tottenham musim panas ini menunjukkan bahwa mereka tidak ingin hanya menjadi penghuni papan tengah. Dengan dana segar dan manajer bergengsi, Spurs siap kembali ke panggung elite sepak bola Inggris.



