Padraig Harrington Ukir Sejarah: Juara US Senior Open Ketiga Kalinya
Baca dalam 60 detik
- Padraig Harrington mencatatkan namanya dalam buku rekor usai menjuarai US Senior Open 2025 untuk ketiga kalinya, menyamai pencapaian Miller Barber.
- Pegolf Irlandia itu menang dengan selisih empat pukulan atas Stewart Cink, setelah mencatat skor empat under par di putaran final.
- Kemenangan ini menegaskan dominasi Harrington di sirkuit senior, dengan total empat gelar major senior sejak 2022.

Padraig Harrington kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah golf senior. Pegolf asal Irlandia itu berhasil mempertahankan gelar juara US Senior Open untuk ketiga kalinya, menyamai rekor legenda Miller Barber. Kemenangan ini diraih di Scioto Country Club, Ohio, Amerika Serikat, dengan keunggulan empat pukulan atas pesaing terdekatnya.
Harrington, yang kini berusia 54 tahun, memulai putaran final dengan tertinggal satu pukulan dari Stewart Cink, favorit tuan rumah. Namun, performa konsisten Harrington di 18 hole terakhir—mencatatkan empat pukulan di bawah par—membawanya finis dengan total 12 under par. Sebaliknya, Cink justru kehilangan momentum dan harus puas di posisi kedua.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Harrington di turnamen major senior, setelah sebelumnya ia juga menjuarai Senior Open Championship tahun lalu. Sebelumnya, Harrington telah mengoleksi tiga gelar major di masa jayanya: The Open Championship (2007 dan 2008) serta PGA Championship (2008).
Di belakang dua nama teratas, persaingan ketat juga terjadi. Ian Poulter dari Inggris menempati posisi keempat dengan tertinggal tujuh pukulan dari Harrington. Sementara itu, Jamie Donaldson asal Wales berbagi tempat kelima, dan Darren Clarke dari Irlandia Utara mengakhiri turnamen di posisi kedelapan dengan skor tiga under par.
Dalam wawancara usai pertandingan, Harrington mengaku terkejut dengan besarnya skala turnamen ini. "Saat pertama kali datang empat tahun lalu, saya terkejut betapa besarnya turnamen ini. Rasanya seperti bermain di major biasa," ujarnya kepada USGA. Ia juga bercanda bahwa kemenangan kali ini terasa "membosankan" karena tidak ada drama di akhir putaran, namun justru itu yang membuatnya nyaman.
Bagi penggemar golf di Indonesia, prestasi Harrington menjadi pengingat bahwa konsistensi dan pengalaman masih menjadi kunci di usia senior. Di tengah dominasi pegolf muda, nama-nama seperti Harrington membuktikan bahwa golf adalah olahraga seumur hidup. Keberhasilan ini juga bisa menjadi inspirasi bagi pegolf senior Tanah Air yang masih aktif berkompetisi di level amatir maupun profesional.
Ke depan, tantangan Harrington adalah mempertahankan performa di sisa musim senior tour, termasuk ajang Senior PGA Championship yang akan datang. Dengan rekor yang sudah sejajar dengan Barber, pertanyaan besarnya adalah: mampukah ia melampaui rekor tersebut dengan meraih kemenangan keempat di US Senior Open?



