Newcastle Resmi Dapatkan Toure: £43 Juta untuk Sayap Masa Depan
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengamankan tanda tangan penyerang Pantai Gading Bazoumana Toure dari Hoffenheim dengan nilai transfer £43 juta.
- Toure, 20 tahun, menunjukkan performa impresif di Bundesliga musim lalu dengan catatan umpan silang terbanyak dan assist tinggi.
- Kedatangan Toure menjadi jawaban atas kepergian Anthony Gordon dan Sandro Tonali, serta memperkuat skuad muda Newcastle.

Newcastle United resmi mengumumkan perekrutan penyerang sayap asal Pantai Gading, Bazoumana Toure, dari Hoffenheim dengan nilai transfer mencapai £43 juta. Pemain berusia 20 tahun itu diikat kontrak jangka panjang dan diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan lini depan The Magpies setelah kehilangan beberapa pemain kunci di bursa transfer musim panas ini.
Toure bukanlah nama asing di Eropa. Dalam waktu singkat, ia menanjak dari Liga Swedia bersama Hammarby ke Bundesliga, dan kini bersiap mengarungi kerasnya Premier League. Rekan setimnya di Hammarby, Nahir Besara, menggambarkan Toure sebagai pribadi yang selalu ceria dan pekerja keras. "Tidak peduli hari baik atau buruk, dia selalu masuk ke ruang ganti dengan senyuman dan siap bekerja," ujar Besara.
Kepergian Anthony Gordon ke Barcelona seharga £69,3 juta pada Juni lalu membuat Newcastle berburu pemain sayap kiri. Upaya mendatangkan Victor Munoz dari Osasuna gagal karena pemain tersebut memilih Liverpool. Situasi semakin pelik setelah Newcastle menyetujui penjualan gelandang Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur dengan nilai hingga £100 juta. Penjualan Tonali menjadi kunci untuk menciptakan ruang dalam aturan keuangan klub, memungkinkan investasi di beberapa sektor.
Direktur olahraga Hammarby, Mikael Hjelmberg, yang pertama kali membawa Toure ke Eropa, mengaku "jatuh cinta" dengan kepribadian pemain itu saat melihatnya bermain untuk ASEC Mimosas di Pantai Gading. "Dia selalu tersenyum, selalu positif," kata Hjelmberg. Sikap positif itu terbawa ke lapangan. Toure menjadi pemain depan paling produktif dalam hal umpan silang dan assist di Bundesliga musim lalu.
Namun, Premier League adalah tantangan berbeda. Toure masih perlu mengasah penyelesaian akhir dan beradaptasi dengan fisik serta intensitas liga. Pelatih Newcastle, Eddie Howe, dikenal memiliki sistem yang menuntut kedisiplinan taktis. Bekas rekan setimnya, Besara, yakin Toure akan sukses karena kemampuannya menyerap instruksi dengan cepat. "Dia benar-benar bisa mengikuti arahan pelatih dan langsung menerapkannya di lapangan," kenang Besara tentang momen Toure mencetak dua gol sundulan setelah diminta pelatih.
Bagi Newcastle, merekrut pemain muda yang lapar dan mau bermain untuk klub menjadi angin segar setelah serangkaian penolakan di bursa transfer. Toure, yang juga memperkuat tim nasional Pantai Gading di Piala Dunia, diharapkan menjadi investasi jangka panjang. Pertanyaannya, akankah ia mampu mengulangi performa gemilangnya di Jerman dan menjadi bintang baru di St. James' Park? Waktu yang akan menjawab.



