Manchester United Incar 'Mbappe Baru' di Tengah Keterbatasan Anggaran
Baca dalam 60 detik
- Manchester United membidik Ibrahim Mbaye, pemain muda PSG yang dijuluki 'Mbappe berikutnya', sebagai alternatif lebih murah dari Crysencio Summerville.
- Mbaye, 18 tahun, menunjukkan efisiensi mencetak gol lebih baik ketimbang Summerville di liga masing-masing musim lalu.
- Keputusan United merekrut pemain muda potensial ini bisa menjadi strategi jangka panjang di tengah keterbatasan dana transfer.

Manchester United kembali dihadapkan pada dilema klasik: mengejar pemain bintang dengan harga selangit atau berinvestasi pada talenta muda yang belum terbukti. Di tengah tekanan untuk memperkuat skuad menjelang musim baru, klub asuhan Michael Carrick itu dikabarkan melirik Ibrahim Mbaye, winger 18 tahun milik Paris Saint-Germain yang dijuluki "Mbappe berikutnya".
Laporan dari United in Focus menyebutkan bahwa United, bersama Tottenham Hotspur dan Aston Villa, tengah menjajaki kemungkinan merekrut pemain asal Senegal tersebut. PSG disebut terbuka terhadap tawaran, dengan banderol sekitar โฌ30 juta atau ยฃ25,6 juta. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan harga Crysencio Summerville, target utama United lainnya, yang dipatok West Ham United sebesar ยฃ50 juta.
Perbandingan statistik antara Mbaye dan Summerville menjadi sorotan. Meski lebih muda, Mbaye mencatatkan rata-rata satu gol setiap 332 menit di Ligue 1 musim lalu, dengan tingkat konversi gol 13% dan hanya melewatkan empat peluang emas. Sementara itu, Summerville di Premier League membutuhkan 496 menit per gol, dengan konversi 9% dan tujuh peluang emas yang terbuang. Akurasi umpan Mbaye juga lebih unggul: 86% berbanding 83% milik Summerville.
Keputusan United untuk memprioritaskan Summerville yang berusia 24 tahun dianggap kurang efisien secara biaya. Apalagi, performa Summerville di Premier League musim lalu hanya lima gol, belum sebanding dengan banderolnya. Di sisi lain, Mbaye yang masih 18 tahun menawarkan potensi jangka panjang dengan harga lebih terjangkau. Namun, risikonya jelas: ia masih minim pengalaman di level tertinggi, hanya tampil 42 kali untuk PSG dengan torehan delapan gol dan assist.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan United di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Jika Mbaye bergabung, ia akan menjadi salah satu pemain termahal asal Senegal di Premier League, setelah Sadio Mane. Namun, persaingan dengan Tottenham dan Aston Villa bisa menjadi batu sandungan. Apakah United akan berani mengambil risiko pada pemain muda demi menghemat anggaran, atau tetap memburu pemain yang sudah teruji di Inggris? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.



