Selangor Pertahankan Emas Sepak Bola Wanita Sukma Usai Tekuk Sabah 2-0
Baca dalam 60 detik
- Selangor sukses mempertahankan medali emas sepak bola putri Sukma setelah menaklukkan Sabah 2-0 di Stadion Selayang.
- Duet Thivashini dan Butler menjadi pembeda, dengan Butler mencetak dua gol dan mengunci gelar keenamnya di turnamen.
- Kemenangan ini memperkuat dominasi Selangor di sepak bola putri Sukma, sekaligus menambah kepercayaan diri jelang final putra.

Selangor memastikan diri sebagai penguasa sepak bola putri di ajang Sukma setelah mengalahkan Sabah 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Selayang, Kuala Lumpur, Rabu (19/8). Kemenangan ini sekaligus mempertahankan medali emas yang mereka raih pada edisi 2024, menegaskan konsistensi tim asuhan pelatih Osmera Omaro di kancah olahraga pelajar Malaysia.
Meski tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih besar, Selangor tidak mendapat jalan mudah. Sabah beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang nyaris membuahkan gol. Namun, ketangguhan kiper Selangor, Daiyana Wardina Mohd Rosli, menjadi tembok terakhir yang sulit ditembus. Penampilannya yang gemilang membuat sejumlah peluang emas Sabah gagal berbuah angka.
Gol pembuka Selangor lahir pada menit ke-41 melalui kerja sama apik di sisi sayap. Winger S. Thivashini yang berhasil melewati dua pemain bertahan melepaskan umpan matang kepada striker Tegen Su-Yin Butler. Butler, yang bergerak bebas di kotak penalti, dengan tenang menaklukkan kiper Sabah, Nursyaqilah Tasha Barahim. Keunggulan tersebut hampir bertambah pada menit ke-50 ketika Butler kembali mendapat peluang dari skema passing beruntun, namun tendangan kaki kirinya masih melebar dari sasaran.
Memasuki babak kedua, Selangor terus menekan. Beberapa peluang tercipta, tetapi Nursyaqilah tampil sigap mengamankan gawangnya. Hingga akhirnya, duet Thivashini-Butler kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Sabah. Pada menit ke-67, Thivashini kembali menunjukkan kelincahannya dengan melewati dua pemain sebelum mengirim bola ke jalur tembakan Butler. Striker berdarah campuran itu pun menyelesaikannya dengan sempurna, sekaligus mencatatkan gol keenamnya sepanjang turnamen.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi skuad putri, tetapi juga memberikan suntikan moral bagi kontingen Selangor secara keseluruhan. Tim putra Selangor yang masih berjuang di turnamen yang sama kini diharapkan mampu mengikuti jejak rekan-rekan putrinya. Mereka dijadwalkan berlaga di final pada Minggu mendatang dengan target merebut medali emas.
Bagi sepak bola putri Malaysia, konsistensi Selangor di Sukma menjadi sinyal positif. Dengan kompetisi yang semakin ketat, dominasi Selangor menunjukkan bahwa pembinaan usia muda yang mereka lakukan berjalan efektif. Namun, pertanyaan besarnya adalah: dapatkah tim lain seperti Sabah atau Johor mengejar ketertinggalan mereka pada edisi berikutnya? Jika tidak, bukan tidak mungkin Selangor akan terus menjadi momok bagi lawan-lawannya di pentas Sukma.



