Buru Bintang Norwegia, Crystal Palace Siap Tebus Antonio Nusa Rp86 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace dikabarkan menjadi salah satu peminat utama winger RB Leipzig, Antonio Nusa, dengan banderol transfer mencapai ยฃ43 juta.
- Pemain 21 tahun asal Norwegia itu mencuri perhatian setelah penampilan gemilang di Piala Dunia dan konsistensi musim ini bersama Leipzig.
- Nilai transfer yang tinggi menandai ambisi Palace di bawah pelatih anyar Pierre Sage, meski persaingan dengan klub top Eropa masih ketat.

Crystal Palace dikabarkan serius memburu winger RB Leipzig, Antonio Nusa, di bursa transfer musim panas ini. Klub asal London Selatan itu disebut siap menggelontorkan dana sebesar ยฃ43 juta atau setara Rp86 miliar untuk mengamankan jasa pemain timnas Norwegia berusia 21 tahun tersebut.
Menurut laporan dari media Jerman, Fussball Daten, Palace menjadi salah satu kandidat terdepan untuk mendapatkan Nusa, bersaing dengan Tottenham Hotspur, Newcastle United, dan Bayern Muenchen. RB Leipzig sendiri dikabarkan membuka pintu bagi kepergian sang pemain, asalkan tawaran yang diajukan sesuai dengan harga yang diminta.
Nusa mulai dikenal luas setelah penampilan impresifnya di Piala Dunia 2026. Ia mencetak gol spektakuler ke gawang Pantai Gading pada babak 32 besar, dengan aksi cutting inside dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper lawan. Momen itu langsung mengangkat reputasinya di kancah sepak bola global.
Sepanjang musim 2025/26, Nusa mencatatkan sembilan kontribusi gol di semua kompetisi bersama Leipzig. Data dari WhoScored menunjukkan bahwa hanya Yan Diomande yang memiliki catatan dribel sukses lebih banyak per 90 menit di sepertiga akhir lapangan dibandingkan Nusa. Kombinasi antara kecepatan, kelincahan, dan kemampuan mencetak gol membuatnya menjadi salah satu prospek paling menarik di Eropa.
Bagi Crystal Palace, nilai transfer tersebut memang tergolong tinggi dan melampaui rekor pembelian klub sebelumnya. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa manajemen Palace siap melakukan negosiasi dengan skema pembayaran bertahap atau melalui penjualan pemain lain untuk tetap mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) Liga Inggris. Kehadiran pelatih anyar Pierre Sage yang menerapkan gaya pressing tinggi juga dinilai cocok dengan karakter Nusa yang lincah dan agresif dalam menekan lawan.
Dari sisi taktik, Nusa dianggap sebagai tipe pemain sayap yang selama ini kurang dimiliki Palace. Ia mampu bermain di kedua sisi sayap, memiliki keberanian untuk melakukan dribel dalam situasi satu lawan satu, serta ancaman gol yang konsisten dari posisi lebar. Jika transfer ini terealisasi, Palace akan mendapatkan suntikan daya gedor yang signifikan untuk musim depan.
Meski demikian, persaingan dengan klub-klub besar Eropa menjadi tantangan tersendiri. Tottenham dan Newcastle sama-sama memiliki daya tarik tampil di kompetisi Eropa, sementara Bayern Muenchen menawarkan panggung Bundesliga yang lebih bergengsi. Palace harus meyakinkan Nusa bahwa proyek jangka panjang di Selhurst Park layak dipilih.
Kabar ini juga menarik untuk dicermati dari perspektif sepak bola Indonesia. Dengan semakin banyaknya pemain Asia Tenggara yang merambah Eropa, pergerakan bintang muda seperti Nusa menjadi indikator bahwa pasar pemain muda global semakin kompetitif. Klub-klub Indonesia yang ingin bersaing di level Asia perlu mulai memantau tren ini untuk mengembangkan bakat lokal agar mampu menembus pasar Eropa.
Pertanyaan besarnya, mampukah Crystal Palace memenangkan perburuan Nusa di tengah gempuran raksasa Eropa? Ataukah Leipzig akan mempertahankannya dengan menaikkan harga di menit-menit akhir? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah karier pemain muda yang disebut-sebut memiliki potensi setinggi Erling Haaland ini.



