Arsenal Incar Stefan Ortega Gratis: Solusi Kiper Cadangan Usai Kepa Minta Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Kepa Arrizabalaga dikabarkan meminta hengkang dari Arsenal setelah minim menit bermain di bawah bayang-bayang David Raya.
- Arsenal membidik Stefan Ortega yang berstatus bebas transfer sebagai pengganti, dengan reputasi handal sebagai kiper pelapis di Manchester City.
- Langkah ini dinilai cerdas secara finansial dan taktis, mengingat Ortega cocok dengan skema permainan dari belakang ala Mikel Arteta.

Arsenal bersiap merombak lini kiper mereka setelah Kepa Arrizabalaga dikabarkan menyampaikan keinginan untuk meninggalkan Emirates Stadium pada bursa transfer musim panas ini. Kiper asal Spanyol itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan sepanjang musim lalu, dan kini The Gunners mulai melirik mantan penjaga gawang Manchester City, Stefan Ortega, yang tersedia secara gratis.
Menurut laporan Graeme Bailey dari TEAMtalk, Kepa telah memberi tahu manajemen Arsenal bahwa ia ingin pergi setelah satu musim yang mengecewakan. Didatangkan dari Chelsea pada musim panas 2023 dengan harapan mendapat menit bermain reguler di ajang piala, kenyataannya David Raya tetap menjadi pilihan utama Mikel Arteta di semua kompetisi. Kepa hanya tampil dalam beberapa pertandingan, jauh dari ekspektasinya sebagai kiper yang pernah menjadi pemain termahal dunia.
Kepergian Kepa membuka celah di posisi kiper cadangan. Arsenal tidak ingin mengulangi kesalahan dengan merekrut pemain yang tidak puas sebagai pelapis. Oleh karena itu, direktur olahraga Andrea Berta dan tim rekrutmen disebut telah mengidentifikasi Stefan Ortega sebagai target ideal. Ortega, 32 tahun, meninggalkan Manchester City setelah kontraknya habis, dan tidak memerlukan biaya transfer—hanya gaji serta biaya agen.
Ortega membangun reputasinya di Arminia Bielefeld sebelum bergabung dengan City secara gratis pada 2022. Meski jarang menjadi starter, ia selalu tampil solid saat dipercaya Pep Guardiola. Penampilannya yang tenang, distribusi bola akurat, serta kemampuan menghadapi tekanan membuatnya dianggap sebagai salah satu kiper cadangan terbaik di Inggris. Arsenal pun menilai ia bisa menjadi jaring pengaman yang andal jika Raya cedera atau mengalami penurunan performa.
Dari segi finansial, langkah ini masuk akal dalam kerangka regulasi Profit and Sustainability Rules (PSR) dan Squad Cost Ratio (SCR) Premier League. Tanpa biaya transfer, Arsenal bisa mengalokasikan dana untuk memperkuat posisi lain yang lebih mendesak, seperti gelandang serang atau bek sayap. Ortega juga tidak akan menuntut status starter, sehingga harmoni ruang ganti tetap terjaga.
Bagi penggemar Arsenal di Indonesia, kabar ini menjadi angin segar karena menunjukkan klub bergerak efisien di bursa transfer. Namun, perlu dicatat bahwa laporan Bailey—meski bersumber dari jaringan luas—masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Arsenal sebelumnya juga dikaitkan dengan kiper muda seperti Joan García, tetapi Ortega menawarkan pengalaman instan tanpa biaya mahal.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Ortega bersedia menerima peran sebagai pelapis di usia yang masih produktif? Atau akankah Arsenal justru mempromosikan kiper akademi seperti Karl Hein? Yang jelas, prioritas Arteta adalah memiliki skuad yang kompetitif di semua lini, dan Ortega tampaknya menjadi solusi jangka pendek yang paling realistis.



