Leeds Naikkan Tawaran untuk Shea Charles: Calon Bintang Baru Seperti Raphinha?
Baca dalam 60 detik
- Leeds United meningkatkan tawaran menjadi £23 juta untuk gelandang Southampton, Shea Charles, setelah tawaran awal ditolak.
- Charles, yang dijuluki sebagai 'calon pemain £50-60 juta', dianggap bisa menjadi bintang besar seperti Raphinha di Elland Road.
- Persaingan dengan Crystal Palace membuat Leeds harus bergerak cepat untuk memenuhi ambisi pelatih Daniel Farke.

Leeds United kembali menunjukkan ambisinya di bursa transfer dengan meningkatkan tawaran untuk gelandang muda Southampton, Shea Charles, menjadi £23 juta. Langkah ini diambil setelah tawaran awal ditolak, dan klub asal Yorkshire itu kini harus bersaing dengan Crystal Palace untuk mendapatkan tanda tangan pemain yang disebut-sebut bisa menjadi bintang baru seperti Raphinha.
Pelatih Leeds, Daniel Farke, sebelumnya menegaskan bahwa ia bukanlah pilihan yang tepat untuk terus memimpin jika klub tidak menunjukkan ambisi yang sepadan. Kini, setelah berhasil mempertahankan posisi Leeds di Premier League musim 2026/27, Farke mendapat dukungan dari pemilik klub, 49ers, yang aktif di pasar transfer. Kedatangan Harry Wilson secara gratis dan penjualan Pascal Struijk ke Brighton seharga £30 juta menjadi langkah awal, namun masih ada kebutuhan akan kreativitas dan kedalaman skuad.
Shea Charles, yang merupakan produk akademi Manchester City, telah menarik perhatian banyak klub setelah menunjukkan performa impresif di Championship. Meskipun musim 2024/25 yang dijalaninya bersama Sheffield Wednesday bukanlah yang terbaik, ia tetap dianggap memiliki potensi besar. Pakar EFL Ali Maxwell bahkan menyebutnya sebagai "calon pemain senilai £50-60 juta", sementara pencari bakat Jacek Kulig memujinya sebagai "gelandang lengkap" dengan kombinasi fisik dan teknik yang mumpuni.
Perbandingan dengan Raphinha bukan tanpa alasan. Pemain asal Brasil itu berkembang menjadi bintang dunia selama membela Leeds, sebelum akhirnya bersinar di Barcelona dengan torehan 75 gol dan 59 assist dalam 177 pertandingan. Leeds berharap Charles bisa mengikuti jejak serupa, menjadi pemain yang tidak hanya memperkuat tim tetapi juga bernilai jual tinggi di masa depan. Gaya bermain Charles yang kokoh di lini tengah diyakini bisa memberikan keseimbangan bagi tim, memungkinkan pemain-pemain ofensif seperti Wilson dan Julian Brandt—yang masih dalam negosiasi—untuk lebih leluasa berkreasi.
Namun, persaingan dengan Crystal Palace menjadi tantangan tersendiri. Leeds harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan Charles, yang juga diincar oleh klub lain. Keberhasilan mendatangkan pemain berusia 21 tahun ini akan menjadi sinyal kuat bahwa Leeds serius membangun tim yang kompetitif, tidak hanya sekadar bertahan di Premier League. Farke, yang dikenal sebagai arsitek kebangkitan Leeds, membutuhkan tambahan amunisi untuk mewujudkan visinya.
Bagi penggemar Leeds, momen ini mengingatkan pada era ketika Raphinha menjadi pusat perhatian. Jika Charles mampu mengulangi kesuksesan tersebut, bukan tidak mungkin ia akan menjadi aset berharga yang menarik minat klub-klub besar Eropa. Pertanyaannya, akankah Leeds mampu menyelesaikan kesepakatan ini di tengah persaingan ketat? Ataukah ambisi Farke harus menunggu lebih lama lagi?



