Gol Dramatis Ramos Bawa Portugal Taklukkan Kroasia, Tantang Spanyol di Perempat Final
Baca dalam 60 detik
- Portugal menang 2-1 atas Kroasia lewat gol Goncalo Ramos di menit ke-94, setelah Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan dari titik penalti.
- Kemenangan ini mengantarkan Portugal ke perempat final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan berhadapan dengan Spanyol pada 6 Juli di Dallas.
- Ronaldo mencetak gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia dan menjadi pemain tertua yang melakukannya pada usia 41 tahun.

Goncalo Ramos menjadi pahlawan Portugal setelah golnya pada menit ke-94 memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia dalam laga sengit yang berlangsung di Toronto, Jumat malam waktu setempat. Hasil ini membawa Portugal melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 dan akan menantang Spanyol di Dallas pada 6 Juli mendatang.
Laga yang berjalan ketat sejak menit awal ini menyajikan drama hingga peluit akhir. Kroasia unggul lebih dulu melalui Ivan Perisic pada menit ke-53, memanfaatkan umpan silang Josip Stanisic. Portugal sempat kesulitan membongkar pertahanan Kroasia yang rapat, namun keberuntungan berpihak setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran terhadap Renato Veiga. Cristiano Ronaldo, yang sebelumnya gagal memanfaatkan beberapa peluang, sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-68 untuk menyamakan kedudukan.
Setelah gol penyama, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan. Kroasia nyaris mencetak gol melalui Mateo Kovacic yang tembakannya membentur tiang, sementara Petar Sucic juga sempat membobol gawang Portugal namun dianulir karena offside. Di sisi lain, Portugal beberapa kali terhenti oleh garis offside, termasuk gol Ronaldo yang dianulir pada babak pertama.
Ketegangan mencapai puncak pada menit-menit akhir injury time. Kroasia mengira telah menyamakan kedudukan melalui Josko Gvardiol, namun setelah pemeriksaan VAR, Mario Pasalic dinyatakan offside saat memberikan assist. Keputusan itu memicu protes pemain Kroasia, namun wasit tetap pada pendiriannya. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memuji ketangguhan mental timnya. "Kami tidak pernah menyerah meski tertinggal. Ini kemenangan yang layak bagi para pemain," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menampilkan dua kekuatan Eropa yang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air. Keberhasilan Ronaldo mencetak gol di usia 41 tahun juga menjadi inspirasi, menunjukkan bahwa usia bukanlah halangan untuk berprestasi di level tertinggi. Pertandingan Portugal melawan Spanyol di perempat final diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinantikan, mengingat rivalitas kedua negara di pentas internasional.
Dengan performa impresif ini, Portugal menunjukkan diri sebagai kandidat kuat juara. Namun, Spanyol yang tampil konsisten sepanjang turnamen tentu tidak akan mudah dikalahkan. Akankah Portugal mampu melanjutkan tren positif dan melangkah lebih jauh? Semua akan terjawab di Dallas, 6 Juli mendatang.



