Porro Pamer Sundulan Khas, Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Pedro Porro mencetak gol internasional pertamanya dengan sundulan khas saat Spanyol mengalahkan Austria 3-0 di Piala Dunia 2026.
- Gol tersebut menjadi bukti konsistensi Porro sebagai spesialis sundulan, setelah sebelumnya menjebol gawang Brighton di Premier League.
- Kemenangan ini memastikan Spanyol lolos ke babak 16 besar dengan catatan empat laga tanpa kebobolan.

Pedro Porro akhirnya mencatatkan namanya di papan skor untuk tim nasional Spanyol. Bek kanan Tottenham Hotspur itu menjadi aktor kunci kemenangan 3-0 La Roja atas Austria di Los Angeles Stadium, yang sekaligus mengantarkan Spanyol ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol tersebut tercipta lewat sundulan khas yang sudah menjadi ciri permainannya.
Porro, 26 tahun, menyambut umpan silang Alex Baena dengan lompatan tinggi dan akurasi sempurna. Bola meluncur deras ke sudut gawang, tak mampu dijangkau kiper Austria. Ini bukan kali pertama Porro mencetak gol spektakuler lewat udara. Pada April lalu, ia juga menjebol gawang Brighton dengan sundulan serupa, membantu Tottenham menjaga asa di Premier League.
Bagi Porro, gol ini terasa istimewa karena merupakan yang pertama dalam 20 penampilan seniornya bersama Spanyol. "Saya sudah lama memimpikan momen ini. Saya merasa Alex bisa menempatkan bola di sana, dan saya percaya bola akan jatuh. Saya sangat bahagia," ujarnya usai pertandingan. Ia juga mendedikasikan gol tersebut untuk keluarganya, terutama putranya yang masih kecil. "Istri saya mengirim foto anak saya memegang bola kecil. Itu inspirasi saya," tambahnya.
Kemenangan ini menegaskan kebangkitan Spanyol setelah start lambat di turnamen. Sebagai juara Eropa, La Roja tampil dominan dengan penguasaan bola dan pertahanan solid. Pelatih Luis de la Fuente patut puas dengan performa tim yang disiplin sejak menit awal. Porro pun memuji kekompakan tim: "Kami tahu Austria tim bagus, tapi kami fokus sejak menit pertama. Ini penampilan lengkap dari seluruh tim."
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Porro menjadi pengingat akan pentingnya bek sayap modern yang tak hanya bertahan, tetapi juga produktif menyerang. Di Liga 1 Indonesia, beberapa klub mulai mengadopsi peran bek sayap sebagai opsi gol, meski belum ada yang sekonsisten Porro. Gaya bermain Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola dan umpan silang juga bisa menjadi referensi bagi timnas Indonesia yang tengah membangun identitas permainan.
Dengan lolosnya Spanyol ke 16 besar, tantangan berikutnya akan semakin berat. Porro dan rekan-rekannya harus menjaga konsistensi jika ingin melaju jauh. Pertanyaannya, mampukah Spanyol mempertahankan rekor tanpa kebobolan dan menjadi kandidat kuat juara? Babak knockout akan menjadi ujian sesungguhnya.



