Man United Incar Penerus Rooney: Morgan Rogers Jadi Target Utama dengan Harga Selangit
Baca dalam 60 detik
- Manchester United menjadikan Morgan Rogers sebagai target utama untuk memperkuat lini serang, dengan Aston Villa membanderolnya hingga ยฃ130 juta.
- Rogers, yang pernah dilatih Michael Carrick di Middlesbrough, dianggap memiliki gaya bermain mirip Wayne Rooney dan tampil impresif bersama Villa.
- Kepergian Marcus Rashford bisa menjadi pemicu transfer ini, meski United harus bersaing dengan harga pasar yang terus melonjak.

Manchester United kembali berburu talenta muda berbakat setelah gagal mendatangkan Mateus Fernandes yang memilih bergabung dengan Tottenham Hotspur. Kini, Aston Villa menjadi penghalang bagi Setan Merah untuk mendapatkan Morgan Rogers, pemain sayap yang disebut-sebut sebagai calon pewaris Wayne Rooney. Dengan banderol mencapai ยฃ130 juta, United harus berpikir keras untuk merealisasikan ambisi mereka.
Rogers, yang pernah menimba ilmu di akademi Manchester City, menjelma menjadi bintang di Villa Park sejak direkrut dari Championship pada Januari 2024. Dalam 125 pertandingan bersama Villa, ia mencatatkan 60 gol dan assist, termasuk dua gol krusial ke gawang United pada Desember lalu. Penampilannya yang konsisten membuatnya masuk skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel, bahkan sempat diperdebatkan sebagai starter di posisi gelandang serang menggantikan Jude Bellingham.
Menurut laporan Sky Sports, United siap menjadikan Rogers sebagai prioritas utama jika Marcus Rashford hengkang di bursa transfer musim panas ini. Namun, Villa tidak berniat melepas pemain 23 tahun itu dengan harga murah. Angka ยฃ130 juta disebut sebagai nilai yang diminta, meski United berharap bisa menegosiasikan harga yang lebih realistis. Jika terealisasi, transfer ini akan memecahkan rekor pembelian termahal United yang saat ini dipegang Paul Pogba (ยฃ89 juta).
Perbandingan dengan Wayne Rooney bukan tanpa alasan. Glenn Hoddle, legenda sepak bola Inggris, pernah menyebut Rogers memiliki gaya bermain yang mirip dengan Rooney mudaโpenuh tenaga, fisik kuat, dan haus gol. Dalam pertandingan melawan United, Rogers menunjukkan kemampuannya dengan dua kali memotong dari sayap kiri untuk melesakkan bola ke sudut gawang. Ia juga dikenal sebagai pemain yang tak ragu mengambil risiko, baik melalui umpan terobosan maupun tembakan jarak jauh.
Bagi United, mendatangkan Rogers bukan sekadar investasi jangka panjang, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat lini serang yang bergantung pada Bruno Fernandes. Dengan usia yang masih 23 tahun, Rogers memiliki potensi besar untuk berkembang di bawah asuhan Carrick, yang pernah membantunya di masa lalu. Namun, keputusan akhir ada di tangan INEOS, pemilik klub, yang harus mempertimbangkan apakah harga ยฃ130 juta sepadan dengan talenta yang ditawarkan.
Di tengah inflasi harga pemain yang terus meroket, United perlu cermat dalam menentukan langkah. Kegagalan merekrut Fernandes dan Anderson menunjukkan bahwa klub tidak ingin terjebak dalam perang penawaran. Namun, jika ingin kembali bersaing di papan atas, United mungkin harus berani mengambil risiko. Pertanyaannya, akankah INEOS menyetujui transfer termahal dalam sejarah klub untuk membawa Rogers ke Old Trafford?



