Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Lagi: Tonali Diboyong dengan Harga Rp2 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur mencapai kesepakatan dengan Newcastle United untuk merekrut gelandang Sandro Tonali dengan nilai transfer mencapai ยฃ100 juta atau sekitar Rp2 triliun.
- Kesepakatan ini menjadikan Tonali sebagai pembelian termahal kedua Spurs dalam sepekan, setelah sebelumnya mengamankan Mateus Fernandes dari West Ham seharga ยฃ85 juta.
- Manajer Roberto De Zerbi, yang sejak lama mengagumi Tonali, mulai mewujudkan skuad impiannya setelah Spurs nyaris terdegradasi musim lalu.

Tottenham Hotspur kembali memecahkan rekor transfer klub dalam sepekan terakhir setelah mencapai kesepakatan dengan Newcastle United untuk mendatangkan gelandang Sandro Tonali. Nilai transfer mencapai ยฃ100 juta, terdiri dari ยฃ92,5 juta di muka dan ยฃ7,5 juta bonus tambahan, menjadikannya pemain termahal kedua dalam sejarah Spurs setelah Mateus Fernandes yang baru ditebus dari West Ham seharga ยฃ85 juta.
Kesepakatan ini mengakhiri drama negosiasi yang berlangsung alot. Sebelumnya, tawaran awal Spurs senilai ยฃ80 juta ditolak mentah-mentah oleh Newcastle. Namun, kegigihan manajer Roberto De Zerbi, yang sejak lama mengidolakan Tonali, menjadi faktor kunci. De Zerbi pertama kali mengincar gelandang Italia itu saat masih menangani Sassuolo beberapa tahun lalu, ketika Tonali bersinar di Serie A bersama AC Milan.
Langkah agresif Spurs di bursa transfer musim panas ini tidak berhenti di Tonali. Sebelumnya, mereka telah mendatangkan bek kiri Andy Robertson dan bek tengah Marcos Senesi secara gratis. Jika semua rencana jadi, total belanja Spurs musim ini bisa menembus ยฃ237 juta, termasuk pembelian bek Jan Paul van Hecke dan dua gelandang mahal. Ini merupakan sinyal kuat bahwa klub London Utara itu bertekad bangkit setelah dua musim beruntun finis di peringkat ke-17 Liga Inggris.
Di sisi lain, Newcastle United berada dalam posisi yang sulit. Kepergian Tonali, menyusul Alexander Isak dan Anthony Gordon yang hengkang sebelumnya, menjadi pukulan telak. The Magpies terpaksa menjual aset-aset berharganya untuk mendanai belanja pemain baru. Sejauh ini, mereka hanya mendatangkan kiper muda Ewen Jaouen yang belum berpengalaman di level tertinggi. Kegagalan merekrut penyerang Victor Munoz yang memilih bergabung dengan Liverpool menambah daftar panjang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham ini menarik untuk dicermati. Klub-klub Premier League semakin agresif berburu bintang, dan nilai transfer yang terus meroket menjadi indikasi betapa kompetitifnya liga ini. Kehadiran Tonali di Spurs juga bisa meningkatkan daya tarik tayangan Liga Inggris di Tanah Air, mengingat basis penggemar Tottenham yang cukup besar di Indonesia.
"Target saya adalah memulai pramusim dengan tim yang saya impikan," ujar De Zerbi dalam konferensi pers akhir musim lalu. Impian itu kini perlahan menjadi kenyataan.
Dengan pramusim yang sudah di depan mata, Spurs harus segera memadukan para pemain anyar. Sementara Newcastle, yang kini kehilangan tiga pilar utamanya, harus bergerak cepat di bursa transfer untuk menghindari krisis. Pertanyaan besarnya: akankah belanja besar-besaran Tottenham mampu mengangkat mereka dari keterpurukan, atau justru Newcastle yang akan lebih dulu bangkit?



