Bursa Transfer: Leeds United Dapat Angin Segar, Gladbang Siap Lepas Elvedi
Baca dalam 60 detik
- Manajer umum Borussia Mönchengladbach, Rouven Schröder, dikabarkan mendorong kepergian Nico Elvedi di bursa musim panas ini.
- Leeds United, yang baru saja kehilangan Pascal Struijk, menjadikan Elvedi sebagai target utama setelah tawaran awal £7 juta ditolak.
- Elvedi, yang pernah bekerja sama dengan Daniel Farke di Gladbach, dinilai sebagai solusi ideal untuk mengisi celah di lini belakang Leeds.

Leeds United mendapatkan dorongan signifikan dalam upaya mendatangkan bek tengah baru setelah petinggi Borussia Mönchengladbach, Rouven Schröder, dikabarkan siap memfasilitasi kepergian Nico Elvedi di bursa transfer musim panas ini. Langkah ini menjadi krusial bagi The Whites yang tengah berjuang memperkuat pertahanan pasca hengkangnya Pascal Struijk.
Menurut laporan BILD yang dikutip Sport Witness, Schröder secara terbuka mendorong Elvedi untuk mencari klub baru mengingat kontrak sang pemain yang hanya tersisa satu tahun. Situasi ini membuka peluang bagi Leeds untuk mengajukan tawaran kedua setelah penawaran awal senilai £7 juta ditolak Gladbach. Dengan dana segar sekitar £20 juta hasil penjualan pemain bintang, Leeds kini memiliki fleksibilitas finansial untuk meningkatkan nilai tawaran.
Elvedi bukanlah nama asing bagi pelatih Leeds, Daniel Farke. Keduanya pernah bekerja sama selama masa Farke menangani Gladbach, di mana Elvedi tampil dalam 34 pertandingan. Pengalaman bermain di sistem tiga bek di Bundesliga membuatnya dianggap sebagai kandidat ideal untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Struijk. Musim lalu, statistik Elvedi di Jerman bahkan unggul dalam hal tekel dan duel sukses dibandingkan Struijk, menunjukkan kualitasnya sebagai bek andal.
Kepergian Struijk setelah delapan tahun membela Leeds meninggalkan lubang besar di lini belakang. Bek Belanda itu telah menjadi pilar di bawah asuhan Farke selama tiga musim. Tanpa pengganti yang setara, skema tiga bek yang menjadi andalan Farke terancam goyah. Elvedi, yang sudah terbukti mampu bermain di formasi serupa, menjadi solusi paling realistis di tengah keterbatasan waktu dan opsi di pasar transfer.
Namun, tantangan masih membayangi. Leeds harus segera menyusun tawaran baru yang mampu memuaskan Gladbach, yang sebelumnya menolak proposal awal. Schröder, meski mendorong kepergian Elvedi, tetap menginginkan kompensasi yang layak. Di sisi lain, persaingan dari klub lain yang juga membutuhkan bek berpengalaman bisa menjadi batu sandungan. Jika berhasil, Elvedi tidak hanya akan mengisi kekosongan, tetapi juga memberikan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan Leeds untuk menghindari "second-season syndrome" di Premier League.
Langkah Leeds selanjutnya akan menjadi penentu. Apakah mereka akan meningkatkan tawaran dan memanfaatkan situasi kontrak Elvedi yang tersisa setahun? Atau justru kehilangan momentum karena keraguan? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menjawab seberapa serius ambisi The Whites di bursa transfer ini.



