Manchester United Gagal Rekrut Gelandang Lagi, Strategi Transfer Dipertanyakan
Baca dalam 60 detik
- Manchester United kembali kehilangan target gelandang setelah Tottenham mengamankan Mateus Fernandes dengan nilai transfer ยฃ85 juta.
- Klub menolak memenuhi harga selangit untuk Elliot Anderson dan Fernandes, memilih pendekatan fiskal hati-hati di tengah tekanan suporter.
- Dengan bursa transfer masih terbuka, United masih mencari opsi alternatif seperti Alex Scott atau Felix Nmecha, namun waktu semakin sempit.

Manchester United kembali mengalami kegagalan di bursa transfer setelah Tottenham Hotspur mengamankan tanda tangan gelandang Mateus Fernandes dari West Ham United dengan nilai mencapai ยฃ85 juta. Ini menjadi pukulan kedua dalam sepekan setelah sebelumnya United gagal mendapatkan Elliot Anderson yang memilih bergabung dengan Manchester City dengan rekor transfer klub sebesar ยฃ116 juta.
Manajemen United mengakui ketertarikan pada kedua pemain tersebut, namun menegaskan tidak akan terjebak dalam perang harga yang tidak rasional. Sumber internal klub menyebutkan bahwa mereka bersedia membayar hingga ยฃ85 juta untuk Fernandes, termasuk bonus, tetapi enggan bersaing ketika Tottenham menaikkan tawaran menjadi ยฃ90 juta. Sikap ini dinilai sebagai langkah bertanggung jawab di tengah tekanan finansial yang masih membayangi Old Trafford.
Hingga awal Juli, belum ada satu pun pemain baru yang diperkenalkan. Beberapa pemain kontrak habis seperti Casemiro dan Jadon Sancho telah pergi, sementara Rasmus Hojlund menjadi satu-satunya pemain yang dijual dengan nilai ยฃ38 juta ke Napoli. Di sisi lain, Marcus Rashford dan Andre Onana dipastikan tetap berseragam Setan Merah musim depan.
United sebenarnya telah mencapai kesepakatan dengan Atalanta untuk gelandang Ederson senilai ยฃ35 juta, namun proses medis tertunda karena pemain Brasil itu dipanggil memperkuat timnas di Piala Dunia. Setelah turnamen usai, Ederson akan mendapat libur minimal tiga pekan, sehingga debutnya bersama United kemungkinan baru terjadi pada akhir Juli.
Kegagalan beruntun ini memicu pertanyaan mengenai strategi rekrutmen United. Direktur sepak bola Jason Wilcox disebut tengah menjajaki sejumlah alternatif, termasuk gelandang Bournemouth Alex Scott yang dikabarkan tidak dijual, serta Tyler Adams dan Carlos Baleba. Nama Felix Nmecha, mantan pemain akademi Manchester City yang kini di Wolfsburg, juga masuk radar berkat hubungan Wilcox dengan klub Jerman tersebut. Sementara itu, posisi Aurelien Tchouameni dari Real Madrid terus dipantau, meskipun diperkirakan akan bertahan di Santiago Bernabeu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, situasi ini memberikan gambaran bagaimana klub raksasa Eropa harus beradaptasi dengan regulasi keuangan yang ketat. United, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, terpaksa mengubah pendekatan dari pembelian bintang mahal menjadi rekrutmen berbasis nilai. Keputusan ini mungkin mengecewakan suporter yang berharap melihat nama besar datang ke Old Trafford, namun mencerminkan realitas bisnis sepak bola modern.
Pejabat klub tetap optimistis, mengingat masih ada tujuh pekan sebelum laga perdana Premier League melawan Hull City dan hampir sembilan pekan sebelum bursa transfer ditutup. "Kami akan mendatangkan pemain," demikian jaminan dari internal klub. Namun, yang menjadi tolok ukur bukanlah seberapa terkenal nama yang datang, melainkan kontribusi mereka di lapangan.
Pertanyaan besarnya: mampukah United mempertahankan kepercayaan suporter yang baru saja mengecap manisnya lolos ke Liga Champions musim lalu? Atau justru pendekatan hati-hati ini akan membuat mereka tertinggal dari rival sekota yang terus bergerak agresif di bursa transfer?



