Jeff Ekhator ke Juventus: Bakat Muda Italia Siap Bersinar di Bawah Asuhan Spalletti
Baca dalam 60 detik
- Juventus mengamankan jasa Jeff Ekhator, pemain depan Genoa berusia 19 tahun, dalam paket transfer senilai €18 juta plus pemain David Puczka.
- Ekhator, yang sudah mencatatkan 54 penampilan Serie A bersama Genoa, diproyeksikan menjadi andalan baru lini serang Bianconeri.
- Kedatangan Ekhator menandai strategi Juventus yang fokus pada pemain muda Italia, sejalan dengan visi pelatih Luciano Spalletti.

Juventus resmi mengamankan tanda tangan Jeff Ekhator, pemain depan muda Italia berusia 19 tahun, dalam kesepakatan transfer yang melibatkan pemain plus uang tunai senilai lebih dari €16 juta. Langkah ini menjadi sinyal bahwa raksasa Serie A tersebut serius meremajakan skuad di bawah arahan pelatih anyar Luciano Spalletti.
Ekhator, yang sudah menjalani tes medis bersama Juventus, akan pindah ke Turin dengan nilai transfer €16 juta ditambah bonus €2 juta. Sebagai bagian dari kesepakatan, pemain muda David Puczka akan bergerak ke arah sebaliknya menuju Genoa. Pemain yang merupakan produk akademi Genoa ini telah mengoleksi empat gol dalam 54 penampilan di Serie A bersama klub yang dijuluki Grifone tersebut.
Menariknya, menit bermain Ekhator meningkat signifikan pada paruh kedua musim 2025-26 di bawah asuhan Daniele De Rossi. Legenda Italia itu bahkan memuji bakat Ekhator pada April lalu, menyebutnya sebagai pemain muda yang memiliki insting gol dan kemampuan membaca permainan di atas rata-rata. Hal ini menjadi modal berharga bagi Ekhator untuk bersaing di lini depan Juventus yang saat ini dihuni pemain seperti Dušan Vlahović dan Federico Chiesa.
Bagi konteks Indonesia, transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa mulai melirik pemain muda Italia sebagai investasi jangka panjang. Di tengah dominasi pemain asing di Serie A, langkah Juventus merekrut Ekhator bisa menjadi contoh bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, untuk lebih berani memberikan kesempatan kepada pemain muda lokal. Selain itu, kesuksesan Ekhator di Juventus nantinya bisa membuka pintu bagi lebih banyak pemain Italia untuk bersinar di panggung internasional.
Di bawah asuhan Luciano Spalletti, Ekhator diyakini akan ditempatkan sebagai penyerang sayap atau gelandang serang, posisi yang memungkinkannya memanfaatkan kecepatan dan kreativitas. Spalletti dikenal sebagai pelatih yang gemar mengembangkan pemain muda, seperti yang ia lakukan terhadap Nicolò Zaniolo di Roma. Pertanyaannya, mampukah Ekhator mengikuti jejak Zaniolo dan menjadi bintang baru di Juventus? Hanya waktu yang akan membuktikan.



