Fiorentina Kunci Transfer Viery dari Gremio, Bek Muda Berusia 21 Tahun Segera Jalani Tes Medis
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina mencapai kesepakatan dengan Gremio untuk transfer bek Viery senilai โฌ13 juta plus bonus, menjadikannya rekrutan pertama era pelatih Fabio Grosso.
- Pemain berusia 21 tahun yang bisa beroperasi sebagai bek tengah atau bek kiri ini musim ini mencatat dua gol dan satu assist dalam 27 penampilan.
- Viery dijadwalkan tiba di Roma pada Selasa, lalu ke Florence untuk tes medis sebelum menandatangani kontrak lima tahun.

Fiorentina resmi mengamankan jasa bek muda Gremio, Viery, setelah kedua klub menyepakati nilai transfer sebesar โฌ13 juta plus bonus tambahan. Pemain berusia 21 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis pada Selasa (18/3) di Roma sebelum terbang ke Florence untuk menyelesaikan kontrak berdurasi lima musim.
Viery yang merupakan produk asli akademi Gremio baru promosi ke tim utama pada Februari 2025. Meski masih minim pengalaman di level senior, ia berhasil mencatatkan dua gol dan satu assist dalam 27 pertandingan musim ini. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri menjadi nilai tambah yang diincar oleh banyak klub Eropa.
Sejumlah klub besar sempat memburu tanda tangan Viery, termasuk Nottingham Forest, LOSC Lille, Juventus, Brighton, Napoli, dan Bologna. Namun, Fiorentina bergerak cepat dan mengejutkan para pesaing dengan menyodorkan paket transfer yang sulit ditolak Gremio. Menurut laporan Sky Sport Italia, kesepakatan ini menjadi yang pertama sejak Fabio Grosso ditunjuk sebagai pelatih anyar La Viola.
Bagi Fiorentina, perekrutan Viery menjadi sinyal ambisi klub untuk membangun skuad kompetitif di bawah arahan Grosso. Langkah ini juga menunjukkan strategi Fiorentina yang berani bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa dalam merebut talenta muda Amerika Selatan. Viery diharapkan bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan, mengingat usianya yang masih sangat muda dan potensi berkembang yang besar.
Dari sisi Gremio, transfer ini menjadi bukti nyata keberhasilan akademi mereka dalam melahirkan pemain berkualitas yang diminati pasar Eropa. Nilai โฌ13 juta plus bonus menjadi pemasukan signifikan bagi klub Brasil tersebut, sekaligus membuka peluang bagi pemain muda lain untuk meniti karier di Benua Biru.
Di Indonesia, kabar ini mungkin tidak langsung berdampak besar, namun bisa menjadi referensi bagi klub-klub Liga 1 yang mulai melirik pemain muda Brasil sebagai amunisi. Tren perekrutan pemain Brasil di Liga Indonesia memang belum sebesar di Eropa, tetapi potensi kerja sama dengan klub-klub Amerika Selatan bisa menjadi peluang di masa depan.
Langkah Viery ke Serie A juga menjadi pengingat bahwa kompetisi Italia masih menjadi destinasi menarik bagi pemain muda berbakat. Dengan gaya bermain yang mengandalkan taktik dan disiplin, Viery diharapkan bisa beradaptasi cepat dan memberikan kontribusi nyata bagi Fiorentina. Pertanyaannya, mampukah ia memenuhi ekspektasi tinggi yang melekat pada label harga โฌ13 juta?



