Tottenham Berburu Gelandang Muda Napoli untuk Lengkapi Duet Tonali-Fernandes
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan telah mengajukan tawaran untuk Antonio Vergara, gelandang serang Napoli, sebagai pelapis kreatif di lini tengah.
- Klub London utara itu membidik trio lini tengah impian: Sandro Tonali sebagai deep-lying playmaker, Mateus Fernandes sebagai box-to-box, dan Vergara sebagai pengatur serangan.
- Vergara, yang sempat dipinjamkan ke AC Reggiana musim lalu, mencatat statistik dribel dan progresi bola terbaik di kategorinya, menjanjikan dimensi baru bagi Spurs.

Tottenham Hotspur kembali menunjukkan ambisi besar di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar Antonio Vergara, gelandang serang muda Napoli, sebagai bagian dari rencana membangun lini tengah kelas dunia. Klub asal London utara itu dikabarkan telah melayangkan tawaran pertama untuk pemain berusia 23 tahun tersebut, meski harus bersaing dengan beberapa klub Eropa lainnya.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari strategi baru Spurs yang mulai berani mendatangkan pemain berpengalaman di Premier League. Setelah merekrut Andy Robertson, Martin Dubravka, Marcos Senesi, dan Jan Paul van Hecke, Tottenham kini membidik dua nama besar: Sandro Tonali dari Newcastle United dan Mateus Fernandes dari West Ham United. Jika kedua transfer itu terealisasi, Vergara akan menjadi pelengkap yang sempurna di depan mereka.
Menurut laporan dari Italia, Napoli telah menolak tawaran sekitar ยฃ26 juta untuk Vergara dari Bournemouth, Como, dan Atalanta. Klub Serie A itu bahkan bersiap menawarkan kontrak baru untuk mempertahankan pemain yang sempat dipinjamkan ke AC Reggiana musim lalu. Namun, Tottenham disebut tetap optimistis bisa mendapatkan tanda tangannya, apalagi dengan adanya dukungan dari manajer Ange Postecoglou yang menginginkan pemain siap pakai.
Vergara bukanlah nama yang populer di kancah sepak bola global. Musim lalu bersama Napoli, ia hanya mencetak tiga gol dan empat assist dalam 19 penampilan, dengan delapan di antaranya sebagai starter. Namun, performanya saat dipinjamkan ke Reggiana menjadi sorotan. Lima gol dan enam assist dalam semusim, ditambah kemampuannya memenangi duel dan memprogresi bola, membuatnya dianggap sebagai bakat mentah yang siap diasah.
Yang menarik, gaya bermain Vergara disebut mirip dengan Morgan Rogers milik Aston Villa. Ia juga pernah mencetak gol spektakuler ke gawang Chelsea di Liga Champions yang membuatnya dibandingkan dengan Diego Maradona. Meski perbandingan itu mungkin berlebihan, momen tersebut menunjukkan potensi besarnya sebagai pemain kreatif di lini tengah.
โFernandes adalah gelandang Premier League sejati. Cara bermain, mengoper, dan bergeraknya sudah seperti pemain papan atas,โ ujar mantan pemain Southampton Jo Tessem saat memuji Mateus Fernandes yang masih berseragam The Saints.
Jika Tottenham berhasil mendatangkan Tonali, Fernandes, dan Vergara, mereka akan memiliki trio lini tengah yang saling melengkapi. Tonali akan berperan sebagai jangkar yang mengatur tempo, Fernandes sebagai motor serangan dari lini kedua, dan Vergara sebagai kreator di belakang penyerang. Kombinasi ini bisa menjadi salah satu yang terbaik di Premier League, bahkan di Eropa.
Namun, tantangan masih membayangi. Tonali dibanderol ยฃ100 juta dan dikabarkan lebih memilih Arsenal jika kedua klub London itu bersaing. Sementara itu, Fernandes tampaknya akan bergabung ke klub yang membayar biaya transfer tertinggi untuk West Ham. Vergara sendiri masih terikat kontrak dengan Napoli dan klub Italia itu enggan melepasnya dengan harga murah.
Bagi penggemar Tottenham, musim panas ini terasa berbeda. Setelah bertahun-tahun gagal mendatangkan target utama, langkah agresif manajemen baru patut diapresiasi. Namun, pertanyaan besarnya: akankah mereka mampu menyelesaikan semua kesepakatan ini, atau kembali dikecewakan di menit-menit akhir?



