Piala Dunia 2026: 64 Pemain Serie A Bertahan, Kroasia Jadi Harapan Tersisa Italia
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 64 pemain yang berlaga di Serie A dan Serie B masih tersisa di babak gugur Piala Dunia 2026, dengan Kroasia menjadi negara penyumbang terbanyak.
- Ketidakhadiran Italia membuka peluang bagi pendukung Serie A untuk beralih ke Kroasia yang diperkuat tujuh pemain dari liga tersebut.
- Belgia dan Norwegia menyusul dengan masing-masing lima wakil Serie A, sementara Prancis, Belanda, dan Swiss memiliki empat pemain.

Piala Dunia 2026 memasuki fase gugur dengan menyisakan 64 pemain yang berlaga di Serie A dan Serie B Italia. Tanpa kehadiran Italia yang gagal lolos, Kroasia muncul sebagai kumpulan pemain Serie A terbesar yang masih bertahan, menjadikannya kandidat utama bagi pendukung setia calcio untuk diikuti.
Dari 64 pemain tersebut, Kroasia mendominasi dengan tujuh wakil: Luka Modric (AC Milan), Petar Sucic (Inter Milan), Martin Baturina (Como), Mario Pasalic (Atalanta), Nikola Vlasic (Torino), Nikola Moro (Bologna), dan Marin Pongracic (Fiorentina). Jumlah ini menjadikan Kroasia sebagai tim dengan kontingen Serie A terbanyak di antara 16 peserta babak 32 besar. Bagi penggemar Serie A yang kehilangan tim nasionalnya, Kroasia menawarkan alur cerita yang menarik โ terutama dengan Modric yang masih menjadi motor permainan di usia senja.
Belgia dan Norwegia menyusul dengan masing-masing lima pemain. Belgia diperkuat duet Napoli, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, plus Koni De Winter (Milan), Charles De Ketelaere (Atalanta), dan Alexis Saelemaekers (Milan). Sementara Norwegia mencatatkan sejarah lewat Leo Ostigard (Genoa) sebagai pemain Serie A pertama yang mencetak gol di turnamen ini. Pemain lain seperti Morten Thorsby (Cremonese) dan Marcus Holmgren Pedersen (Torino) turut memperkuat skuad Skandinavia tersebut.
Prancis, Belanda, dan Swiss masing-masing memiliki empat pemain Serie A. Prancis mengandalkan Marcus Thuram (Inter), Adrien Rabiot (Milan), Mike Maignan (Milan), dan Manu Kone (Roma). Belanda membawa Marten De Roon (Atalanta), Donyell Malen (Roma), Teun Koopmeiners (Juventus), dan Denzel Dumfries (Inter). Swiss memiliki Manuel Akanji (Inter), Remo Freuler (Bologna), Ardon Jashari (Milan), dan Michel Aebischer (Pisa). Potensi pertemuan Prancis vs Belanda di perempat final bisa menjadi panggung bagi para pemain Serie A untuk saling berhadapan.
Negara lain dengan representasi Serie A yang patut dicatat antara lain Argentina (Lautaro Martinez/Inter, Nico Paz/Como), Portugal (Rafael Leao/Milan, Francisco Conceicao/Juventus), Amerika Serikat (Christian Pulisic/Milan, Weston McKennie/Juventus), dan Kolombia (Jhon Lucumi/Bologna, Yerry Mina/Cagliari). Dari Asia, Australia mengirimkan Alessandro Circati (Parma) dan Cristian Volpato (Sassuolo). Sementara dari Afrika, Pantai Gading diperkuat tiga pemain: Odilon Kossounou (Atalanta), Ange-Yoan Bonny (Inter), dan Evan Ndicka (Roma).
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dominasi pemain Serie A di Piala Dunia ini menjadi pengingat akan kualitas kompetisi Italia yang tetap menjadi salah satu pemasok talenta terbaik dunia. Meski tidak ada pemain Indonesia yang berlaga, kehadiran para bintang Serie A di berbagai tim nasional bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang mengikuti Liga Italia secara rutin. Pertanyaan besarnya: akankah salah satu dari 64 pemain ini membawa negaranya ke podium tertinggi?



