Wimbledon 2024: Raducanu Gagal Latihan Penuh, Cedera Kambuh Lagi
Baca dalam 60 detik
- Emma Raducanu menghentikan sesi latihan lebih awal pada Sabtu karena masalah pada tulang kering, meningkatkan keraguan atas partisipasinya di Wimbledon.
- Petenis Inggris berusia 23 tahun itu telah absen latihan pada Kamis dan Jumat, dan hanya tampil tentatif dalam latihan terbatas pada Sabtu.
- Kondisi ini menjadi pukulan bagi persiapannya menjelang laga perdana Senin, sekaligus memperpanjang daftar cedera yang menghantuinya sejak US Open 2021.

Emma Raducanu, unggulan ke-30 Wimbledon, kembali dihantui cedera setelah memotong sesi latihannya pada Sabtu (29/6) hanya berselang 10 menit. Petenis Inggris berusia 23 tahun itu terpaksa menunda konferensi pers jelang turnamen dan kini dalam ancaman serius untuk tampil di lapangan pada Senin.
Raducanu dijadwalkan memulai kampanyenya melawan Antonia Ruzic dari Kroasia di Court One, Senin pukul 13.00 BST. Namun, ia tidak berlatih pada Kamis dan Jumat karena masalah pada tulang kering kanan. Pada Sabtu, ia kembali ke lapangan dengan perban di kaki kanan bawah, namun gerakannya terlihat kaku dan tidak optimal.
Dalam sesi latihan dengan Anna Kalinskaya, Raducanu kehilangan empat game sebelum memutuskan berhenti. Kurang dari setengah jam setelah meninggalkan lapangan, konferensi persnya dibatalkan dan dijadwalkan ulang pada Minggu. Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar: mampukah ia bertahan dalam turnamen Grand Slam yang membutuhkan ketahanan fisik maksimal?
Kembalinya Raducanu ke performa agresif yang membawanya juara US Open 2021 memang sempat terlihat di Queen's, di mana ia kembali bekerja sama dengan pelatih Andrew Richardson. Namun, beban lima pertandingan dalam enam hari terbukti terlalu berat. โBermain lima laga dalam seminggu adalah yang terbanyak sejak Februari, dan itu berdampak,โ demikian analisis pengamat tenis.
Bagi penggemar tenis Indonesia, situasi Raducanu menjadi pengingat betapa rentannya atlet muda terhadap cedera beruntun. Di tengah gairah menonton Wimbledon yang selalu tinggi di Tanah Air, nasib Raducanu juga memengaruhi daya tarik turnamen. Jika ia mundur, laga pembuka Court One kehilangan salah satu bintang mudanya.
Pertanyaan kini mengemuka: apakah Raducanu akan mengambil risiko tampil dengan kondisi setengah bugar, atau lebih bijak mundur demi karir jangka panjang? Keputusan akhir akan diumumkan pada Minggu setelah evaluasi medis lebih lanjut.



