Josh Kerr Siap Pecahkan Rekor Mil Dunia yang Bertahan 27 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Pelari jarak menengah Inggris, Josh Kerr, menargetkan rekor dunia mil Hicham El Guerrouj (3:43.13) pada London Diamond League, 18 Juli.
- Persiapan ekstrem meliputi sepatu khusus, ruang altitudo di kamar tidur, dan fisioterapis yang tinggal serumahโsemua didokumentasikan di YouTube.
- Jika sukses, Kerr akan menjadi pelari Inggris ketujuh yang memecahkan rekor mil, melanjutkan warisan Roger Bannister.

Josh Kerr, pelari jarak menengah asal Skotlandia, telah menetapkan target ambisius: memecahkan rekor dunia mil yang telah bertahan selama 27 tahun pada ajang London Diamond League, 18 Juli mendatang. Rekor 3 menit 43,13 detik milik Hicham El Guerrouj menjadi sasaran utama atlet berusia 28 tahun ini, yang setiap hari menuliskan angka tersebut sebagai pengingat misinya.
Proyek yang diberi nama 'Project 222' ini merujuk pada target waktu 222 detik yang harus dicapai Kerr untuk mengalahkan rekor legendaris asal Maroko itu. Kerr dan timnya menerapkan pendekatan ilmiah yang sangat detail, yang ia sebut sebagai "memenangkan setiap satu persen". Mulai dari sepatu pacu yang dirancang khusus untuk memaksimalkan biomekanik tubuhnya, hingga pakaian balap aerodinamis buatan khusus.
Yang lebih ekstrem, Kerr menyewa fisioterapis untuk tinggal serumah dengannya di Albuquerque, New Mexico, serta mendatangkan orang tuanya dari Skotlandia untuk mendukung mentalnya. Sebuah 'ruang altitudo' juga dipasang di kamar tidurnya untuk mensimulasikan kondisi oksigen tipis seperti di dataran tinggi. Bahkan, durasi mandi es yang ia lakukan disetel persis sama dengan durasi lomba. Semua persiapan ini didokumentasikan dalam serial YouTube yang ia sebut sebagai "kebun binatang yang terorkestrasi dengan baik".
Kerr memilih London sebagai tempat bersejarah karena rekor mil telah dipecahkan enam kali oleh pelari Inggris sebelumnya, termasuk Roger Bannister yang pertama kali menembus 4 menit pada 1954. Ia ingin menjadi yang ketujuh. "Saya hanya ingin menempatkan nama saya di samping atlet Inggris terbaik dalam sejarah dan dikenal sebagai pelari mil terbaik sepanjang masa," ujar Kerr kepada BBC Sport, dengan nada yang membuat target luar biasa terdengar biasa.
Kerr sebelumnya dikenal karena rivalitasnya dengan pelari Norwegia Jakob Ingebrigtsen di nomor 1500 meter. Kini, ia mengalihkan fokus untuk menaklukkan rekor yang sudah berusia lebih dari seperempat abad. "Semuanya berjalan sangat lancar. Tentu ada banyak hal yang bisa terjadi dalam tiga pekan ke depan, tapi saya yakin akan berada di posisi yang baik," tambahnya.
Setelah London, Kerr juga akan berlaga di Commonwealth Games Glasgow pada 1 Agustus, di mana ia akan kembali berlari mil di Scotstoun Stadiumโlintasan yang sama tempat ia memulai karier juniornya. Ia baru saja dikonfirmasi masuk tim Skotlandia setelah cedera sempat menghambat seleksi. "Ini seperti lingkaran penuh. Akan sangat menyenangkan kembali ke Glasgow dan berlari di trek yang penuh kenangan," katanya.
Bagi penggemar atletik Indonesia, pencapaian Kerr bisa menjadi inspirasi bahwa rekor dunia bukanlah sesuatu yang mustahil. Dengan persiapan ilmiah dan dedikasi total, batas-batas performa manusia terus didorong. Pertanyaannya, akankah Kerr berhasil mengukir sejarah pada 18 Juli nanti?



