Kaesang Turun ke Mesuji: PSI Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
Baca dalam 60 detik
- Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rakorda di Mesuji, Lampung, untuk memperkuat struktur partai jelang pemilu.
- DPD PSI Mesuji menargetkan minimal satu kursi legislatif per daerah pemilihan, dengan 86% desa telah terdaftar dalam sistem partai.
- Kehadiran Jokowi di acara tersebut menandai dukungan eksplisit terhadap partai yang dipimpin putra bungsunya.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Mesuji, Lampung, Jumat (26/6). Dalam acara yang juga dihadiri Presiden ke-7 Joko Widodo itu, PSI Mesuji mencanangkan ambisi mencetak satu wakil rakyat di setiap daerah pemilihan (dapil).
Ketua DPD PSI Mesuji, Veri Fardinalsyah, mengungkapkan bahwa dari 15 desa di kabupaten tersebut, 86 persen telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi PSI. "Kita akan cetak minimal satu dewan, satu dapil. Insya Allah apabila kawan-kawan semua merestui juga, kita akan cetak eksekutif," ujar Veri di hadapan Kaesang, seperti dikutip dari keterangan tertulis.
Sekretaris DPW PSI Lampung, Beni Batara, menekankan bahwa Rakorda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum konsolidasi kekuatan. Ia mengklaim animo masyarakat terhadap PSI sangat kuat sehingga rekrutmen pengurus tingkat ranting tidak menemui kesulitan. "Mari kita bangun PSI di Lampung sebagai rumah bersama, terbuka untuk anak muda, perempuan, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen masyarakat," ajaknya.
Kehadiran Jokowi dalam Rakorda tersebut menjadi sorotan. Mantan presiden dua periode itu mengaku hadir di Lampung karena kecintaannya pada masyarakat setempat dan, yang lebih penting, demi PSI. "Untuk apa saya datang ke Provinsi Lampung? Untuk apa saya datang ke Kabupaten Mesuji? Pertama, kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak luntur. Dan yang kedua, yang lebih penting, juga untuk PSI!" tegasnya dalam siaran pers.
Langkah Jokowi turun langsung ke daerah untuk mendukung PSI menunjukkan pergeseran politik pasca-kepresidenan. Meski secara formal tidak lagi menjabat, pengaruh Jokowi masih signifikan, terutama di basis massa seperti Lampung. Dukungan ini bisa menjadi modal berharga bagi PSI yang tengah berupaya memperkuat struktur partai di tingkat akar rumput.
Target "satu dapil satu kursi" yang dicanangkan PSI Mesuji mencerminkan ambisi partai untuk menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di daerah. Dengan basis data kepengurusan yang sudah mencapai 86 persen, partai berlogo mawar itu optimistis dapat merealisasikan target tersebut. Namun, tantangan elektoral masih membentang, mengingat PSI harus bersaing dengan partai-partai mapan yang telah memiliki mesin politik lebih matang.
Ke depan, konsolidasi internal dan perluasan basis dukungan menjadi kunci bagi PSI untuk mewujudkan ambisinya. Pertanyaannya, apakah dukungan figur sekelas Jokowi cukup untuk mendongkrak perolehan suara PSI di Lampung, atau justru menjadi bumerang karena dianggap sebagai intervensi politik dinasti?



