Newcastle Siapkan £43 Juta untuk Rekrut Antonio Nusa, Gantikan Anthony Gordon
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengidentifikasi Antonio Nusa sebagai pengganti ideal Anthony Gordon yang hengkang ke Barcelona.
- RB Leipzig disebut bersedia menerima tawaran sekitar £43 juta untuk pemain sayap Norwegia berusia 21 tahun itu.
- Data Piala Dunia menunjukkan Nusa unggul dalam dribel sukses, peluang tercipta, dan kontribusi defensif dibanding Gordon.

Newcastle United tengah mempercepat perburuan pemain sayap setelah kehilangan Anthony Gordon yang bergabung dengan Barcelona. Klub asal Tyneside itu dikabarkan siap menggelontorkan dana sekitar £43 juta untuk memboyong Antonio Nusa dari RB Leipzig, pemain yang dinilai staf pelatih sebagai suksesor ideal Gordon di sisi kiri serangan.
Kepergian Gordon ke Camp Nou memang meninggalkan lubang besar di lini depan Newcastle. Musim lalu, pemain Inggris itu mencetak 17 gol di semua kompetisi, menjadikannya pencetak gol terbanyak di skuad senior. Namun, manajemen Newcastle menilai penjualan seharga £69 juta merupakan keuntungan bersih £29 juta dari harga beli £40 juta pada Januari 2023. Dana segar itu pun siap digunakan untuk merekrut Nusa, dengan sisa £26 juta untuk kebutuhan lain.
Antonio Nusa, yang kini berusia 21 tahun, telah menjadi sorotan pemandu bakat Newcastle selama beberapa bulan terakhir. Menurut jurnalis Lee Ryder, staf di belakang layar St James' Park menganggap pemain Norwegia itu sebagai solusi jangka panjang di posisi sayap kiri. Leipzig disebut bersedia menurunkan permintaan awal mereka menjadi sekitar £43 juta, angka yang dianggap masuk akal mengingat potensi besar Nusa.
Perbandingan statistik keduanya di Piala Dunia saat ini menunjukkan Nusa unggul dalam beberapa aspek kunci. Meski menit bermainnya lebih sedikit, pemain RB Leipzig itu mencatatkan lebih banyak dribel sukses (1,3 per 90 menit) dan lebih sering menciptakan peluang emas bagi rekan setim. Ia juga lebih jarang kehilangan bola, serta tiga kali lebih aktif dalam kontribusi defensif—kualitas yang diyakini akan disukai manajer Eddie Howe. Analis Ben Mattinson bahkan menyebut Nusa sebagai "salah satu prospek sayap terbaik di Eropa."
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub Premier League mengelola transisi pemain bintang. Kehilangan Gordon yang sempat menjadi andalan, Newcastle justru melihat peluang mendatangkan talenta muda yang lebih segar dengan harga lebih rendah. Strategi serupa kerap diterapkan klub-klub Eropa untuk menjaga keseimbangan finansial dan performa tim.
Selain Nusa, Newcastle juga dikaitkan dengan Kerim Alajbegovic dari Bayer Leverkusen, pemain muda Bosnia yang baru berusia 18 tahun. Namun, Nusa tetap menjadi prioritas utama karena pengalamannya di Bundesliga dan performa impresif bersama timnas Norwegia. Jika transfer ini terealisasi, Newcastle tidak hanya mendapatkan pemain pengganti, tetapi juga investasi jangka panjang yang bisa bernilai lebih tinggi di masa depan.
Pertanyaan besarnya: mampukah Nusa langsung beradaptasi dengan kerasnya Premier League dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Gordon? Atau justru tekanan ekspektasi yang tinggi akan menjadi batu sandungan bagi kariernya di St James' Park?



