Leeds United Rebut Harry Wilson dari Fulham di Bursa Transfer Gratis
Baca dalam 60 detik
- Leeds United mengamankan kesepakatan kontrak jangka panjang dengan gelandang serang Fulham, Harry Wilson, yang akan bergabung secara gratis setelah kontraknya habis pekan depan.
- Wilson, pemain internasional Wales dengan 69 caps, menjadi incaran utama Leeds sejak musim panas lalu dan berhasil mengalahkan persaingan dari klub Premier League lain.
- Kehilangan Wilson menjadi pukulan berat bagi Fulham yang sudah menawarkan beberapa kontrak baru, sementara Leeds juga memburu Julian Brandt dan Shea Charles.

Leeds United akhirnya mendapatkan tanda tangan pemain incaran mereka, Harry Wilson, setelah setahun penuh perjuangan. Gelandang serang asal Wales itu akan bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Fulham habis pekan depan, meski prosesnya masih menunggu hasil tes medis dan penandatanganan resmi dalam beberapa hari ke depan.
Kesepakatan ini menjadi sinyal ambisi Leeds yang musim lalu nyaris merekrut Wilson pada hari terakhir bursa, namun gagal di menit akhir. Kini, dengan status gratis, klub Yorkshire itu berhasil mengalahkan sejumlah rival Premier League yang juga mengincar jasa pemain berusia 29 tahun tersebut. Wilson sendiri telah membukukan 11 gol dan 8 assist dalam 38 penampilan di semua kompetisi musim lalu—rata-rata satu kontribusi gol setiap dua pertandingan.
Bagi Fulham, kepergian Wilson merupakan pukulan telak. Klub asal London Barat itu telah menjadikannya pemain terbaik musim lalu dan berulang kali menawarkan kontrak baru demi mempertahankannya. Wilson bergabung dengan Fulham pada 2021 dari Liverpool dengan biaya £12 juta, dan kini pergi tanpa biaya setelah empat musim. Situasi Fulham semakin rumit karena mereka belum memiliki manajer tetap pasca hengkangnya Marco Silva ke Benfica, meski kabarnya sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan mantan bek Liverpool dan pelatih interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa.
Leeds tidak berhenti di Wilson. Klub yang bermarkas di Elland Road itu juga masih memburu gelandang serang Borussia Dortmund, Julian Brandt. Pemain berusia 30 tahun itu juga tersedia secara gratis, namun harus bersaing dengan klub-klub Liga Champions yang juga mengincarnya. Selain itu, gelandang Southampton, Shea Charles, masih dalam radar Leeds. Southampton dikabarkan menolak tawaran awal senilai £20 juta dari Leeds untuk pemain berusia 22 tahun asal Irlandia Utara itu.
Jika dilihat dari perspektif Indonesia, pergerakan Leeds di bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Klub yang sempat terdegradasi dari Premier League pada 2023 itu kini kembali ke kasta tertinggi dan mulai membangun skuad kompetitif. Kehadiran pemain sekaliber Wilson—yang pernah bermain di Liverpool dan Fulham—bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola Indonesia yang kerap mengikuti perkembangan Liga Inggris. Apalagi, Leeds juga dikaitkan dengan beberapa pemain muda potensial seperti Shea Charles, yang bisa menjadi investasi jangka panjang.
Namun, pertanyaan besarnya adalah: apakah Leeds mampu mempertahankan konsistensi performa setelah kembali ke Premier League? Dengan Wilson sebagai motor serangan dan kemungkinan tambahan amunisi baru, The Whites tampaknya serius untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga bersaing di papan tengah. Bagi Fulham, kehilangan Wilson menjadi ujian besar bagi manajemen yang tengah mencari pengganti Silva. Akankah Arbeloa menjadi jawaban, atau justru memperburuk situasi?



