Erick Thohir Buka Suara soal Proses Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
Baca dalam 60 detik
- Proses naturalisasi dua pemain keturunan untuk Timnas Indonesia masih menunggu sidang paripurna DPR, Keppres, dan sumpah WNI.
- Erick Thohir mengapresiasi dukungan DPR dan Presiden Prabowo Subianto yang mempercepat jalur naturalisasi demi persiapan timnas.
- Pemerintah berkomitmen mendukung penuh tim sepak bola Indonesia, termasuk untuk Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dimulai 2027.

Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, membeberkan perkembangan terbaru naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker, yang tengah memasuki tahap akhir menuju status Warga Negara Indonesia (WNI). Keduanya hanya tinggal menunggu beberapa prosedur administratif sebelum resmi berseragam Timnas Indonesia.
Dalam keterangannya di Jakarta, Erick Thohir menyebutkan bahwa Vickery dan Baker masih harus melalui sidang paripurna DPR RI, penerbitan Keputusan Presiden (Keppres), serta pengambilan sumpah WNI. Setelah itu, proses perpindahan federasi dari negara asal ke PSSI akan menjadi langkah terakhir agar keduanya sah memperkuat skuad Garuda.
Erick Thohir mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPR, termasuk Puan Maharani dan Sufmi Dasco Ahmad, yang telah mendorong percepatan proses naturalisasi. "Ya, kami masih menunggu rapat paripurna DPR. Tentu saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPR, Ibu Puan, Pak Dasco, dan tentu pimpinan Komisi X dan XIII yang bisa mempercepat," ujarnya. Ia menambahkan, setelah paripurna selesai, dokumen akan segera dikirim ke Presiden untuk ditindaklanjuti.
Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap persiapan tim sepak bola Indonesia, baik untuk multi-event maupun kualifikasi Piala Dunia. "Bapak Presiden kemarin sudah sampaikan, apa pun yang pemerintah bisa bantu untuk persiapan tim sepak bola bertanding, baik di multi-event," ucapnya. Ia menambahkan, "Baik juga nanti Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang sudah dimulai 2027, beliau akan terdepan mendukung."
Dukungan pemerintah ini menjadi angin segar bagi PSSI yang tengah gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah internasional. Langkah ini dinilai strategis mengingat persaingan di sepak bola Asia semakin ketat, dan Indonesia berambisi tampil di Piala Dunia 2030.
Kehadiran Vickery dan Baker diharapkan dapat menambah kedalaman skuad Timnas Indonesia, terutama di lini pertahanan dan tengah. Keduanya masih berusia muda dan memiliki potensi besar untuk berkembang. Proses naturalisasi yang hampir rampung ini menjadi bukti komitmen PSSI dan pemerintah dalam membangun timnas yang kompetitif.
Dengan selesainya proses administratif dalam waktu dekat, publik sepak bola Indonesia menantikan debut Vickery dan Baker bersama Garuda. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana adaptasi mereka dengan kultur sepak bola Indonesia dan apakah mereka bisa langsung memberikan kontribusi signifikan di ajang internasional.



