Manchester United Bidik Tchouameni sebagai Prioritas, Fernandes Hanya Pelapis?
Baca dalam 60 detik
- Manchester United menjadikan Aurelien Tchouameni sebagai target utama di bursa transfer, meski gaji besar menjadi kendala.
- Mateus Fernandes masuk radar Setan Merah, namun banderol West Ham yang mencapai ยฃ80 juta dinilai terlalu mahal.
- Perbandingan statistik menunjukkan Tchouameni unggul dalam duel dan akurasi umpan, sementara Fernandes lebih baik dalam tekel.

Manchester United kembali memanaskan mesin transfer mereka dengan menempatkan gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, sebagai target utama. Langkah ini muncul di tengah spekulasi bahwa Mateus Fernandes dari West Ham United hanya menjadi opsi kedua, meski pemain Portugal itu tampil impresif musim lalu.
Menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, ketertarikan United terhadap Tchouameni sudah "benar-benar terkonfirmasi". Namun, ada dua hambatan besar: Real Madrid belum membuka pintu untuk kepergian pemain Prancis itu, dan gaji Tchouameni yang sangat besar di Bernabeu sulit disamai oleh United. "Untuk Manchester United menyamai gaji itu tidak masuk dalam rencana," ujar Romano dalam kanal YouTube-nya.
Di sisi lain, Mateus Fernandes yang baru berusia 21 tahun justru menjadi sorotan setelah West Ham membanderolnya sekitar ยฃ80 jutaโangka yang dianggap terlalu tinggi mengingat klub tersebut terdegradasi ke Championship. Harga ini diduga terdorong oleh transfer Elliot Anderson ke Manchester City yang bernilai ยฃ120 juta, yang ikut mengerek pasar gelandang.
Perbandingan statistik menunjukkan Tchouameni masih unggul dalam aspek fisik dan penguasaan bola. Gelandang Prancis itu juga dianggap sebagai "gelandang bertahan terbaik di dunia" oleh mantan rekan setimnya, Chema Andres. Meski hanya mencetak satu kontribusi gol di La Liga musim lalu, kehadirannya sebagai pilar di depan lini belakang sangat dibutuhkan United yang kerap kebobolan akibat kurangnya stabilitas di lini tengah.
Sementara itu, Fernandes mungkin menawarkan investasi jangka panjang, namun United tidak bisa mengambil risiko di posisi kunci. Manajer Michael Carrick membutuhkan pemain yang bisa memberikan ketenangan dan perlindungan, bukan pemain yang justru mudah ditembus. Catatan Casemiro yang digiring melewatinya 1,5 kali per laga musim lalu menunjukkan celah yang harus segera ditambal.
Apakah United akan berhasil mendatangkan Tchouameni di tengah kerasnya negosiasi dengan Real Madrid? Ataukah mereka akan beralih ke Fernandes dengan harga selangit? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah lini tengah Setan Merah untuk musim depan.



