Tottenham Gempur Bursa Transfer: Siapkan £73 Juta untuk Cody Gakpo demi Duet Eksplosif dengan Kudus
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur memulai negosiasi langsung dengan Liverpool untuk merekrut Cody Gakpo, dengan banderol mencapai £73 juta.
- Gakpo dinilai sebagai opsi lebih tajam dibanding Savinho, berbekal 18 gol di musim juara Liverpool 2024/25.
- Duet Gakpo dan Mohammed Kudus diharapkan menjadi senjata baru Spurs untuk menembus papan atas Premier League.

Tottenham Hotspur dikabarkan telah memulai pembicaraan antarklub dengan Liverpool terkait kemungkinan transfer Cody Gakpo. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Spurs di bawah arahan Roberto De Zerbi untuk memperkuat lini sayap, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai £73 juta.
Menurut laporan TEAMtalk yang dikutip oleh jurnalis Graeme Bailey, manajemen Tottenham tengah menjajaki opsi mendatangkan penyerang Belanda berusia 27 tahun itu. Gakpo disebut menjadi salah satu prioritas utama De Zerbi bersama Savinho dari Manchester City. Namun, dari segi ketajaman di depan gawang, Gakpo dinilai lebih unggul. Pada musim 2024/25 saat Liverpool merebut gelar Premier League, ia mencetak 18 gol di semua kompetisi. Meski produktivitasnya menurun menjadi sembilan gol pada musim berikutnya, kemampuannya dalam duel satu lawan satu tetap diakui.
Ketertarikan Tottenham pada Gakpo tidak lepas dari situasi kontrak pemain tersebut di Anfield. Kehadiran pemain muda Rio Ngumoha yang mulai menonjol membuat Gakpo khawatir akan masa depannya di Merseyside. Situasi ini membuka peluang bagi Spurs untuk mendapatkan servisnya, apalagi mereka sudah memiliki pengalaman sukses merekrut pemain dari klub rival, seperti Mohammed Kudus yang diboyong dari West Ham United setahun lalu.
Kudus sendiri baru saja melewati musim debut yang terhambat cedera. Pemain asal Ghana itu hanya tampil dalam 26 pertandingan dengan catatan tiga gol dan enam assist. Meski angka tersebut tidak spektakuler, kontribusinya dalam membawa bola dan melewati lawan sangat mengesankan. Statistik menunjukkan bahwa Kudus berada dalam 5% pemain terbaik di lima liga top Eropa untuk dribel sukses per 90 menit, dengan rata-rata 3,03 dribel. Kemampuan ini membuatnya menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Jika Gakpo bergabung, Spurs berpotensi memiliki duet sayap yang mematikan. Keduanya memiliki gaya bermain yang saling melengkapi, sama-sama kuat dalam membawa bola dan menciptakan peluang dari sisi sayap. De Zerbi dan tim rekrutmen Tottenham telah membahas Gakpo secara panjang lebar dan menempatkannya sebagai target yang sangat menarik. Selain Gakpo, Spurs juga dikaitkan dengan Marcus Rashford dan Crysencio Summerville, namun Gakpo dianggap sebagai opsi yang lebih realistis dan terbukti di Premier League.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer selalu menarik untuk diikuti. Klub ini memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan kehadiran pemain sekaliber Gakpo akan menambah daya tarik Premier League. Selain itu, persaingan ketat di papan atas Inggris musim depan diprediksi semakin sengit dengan Tottenham yang berambisi kembali ke Liga Champions. Langkah agresif Spurs di bursa transfer menunjukkan keseriusan mereka untuk bersaing dengan tim-tim papan atas lainnya.
Namun, masih ada pertanyaan besar: mampukah Tottenham menyelesaikan kesepakatan ini di tengah persaingan dengan klub lain? Apakah Gakpo akan menjadi kunci kebangkitan Spurs seperti yang diharapkan? Atau justru Savinho yang akan menjadi pilihan akhir De Zerbi? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: bursa transfer musim panas ini akan menjadi momen krusial bagi Tottenham untuk menentukan arah musim depan.



