Algeria Bangkit, Petkovic: Kemenangan atas Jordan Beri Kepercayaan Diri Hadapi Austria
Baca dalam 60 detik
- Algeria menang 2-1 atas Jordan di Piala Dunia 2026 setelah tertinggal lebih dulu, menjaga asa lolos ke babak 32 besar.
- Pelatih Vladimir Petkovic menilai kemenangan ini krusial untuk kepercayaan diri timnya jelang laga penentu melawan Austria.
- Algeria dan Austria sama-sama mengoleksi tiga poin, bersaing memperebutkan tiket kedua Grup J di bawah Argentina.

Kemenangan comeback 2-1 atas Jordan pada laga Grup J Piala Dunia 2026, Senin (22/6) waktu setempat, menjadi suntikan moral besar bagi Algeria menjelang pertandingan hidup-mati melawan Austria. Pelatih Vladimir Petkovic menegaskan bahwa hasil di San Francisco Bay Area Stadium itu mengembalikan kepercayaan diri skuadnya setelah dihajar Argentina 3-0 di laga perdana.
"Kami pantas menang. Ini memberi kami keyakinan dan kepercayaan diri yang besar menghadapi laga berikutnya," ujar Petkovic dalam konferensi pers usai pertandingan. Ia mengakui bahwa timnya sempat lengah saat Jordan unggul lebih dulu melalui Nizar Al-Rashdan di babak pertama. Namun, dua gol di babak kedua membalikkan keadaan sekaligus mengeliminasi Jordan dari turnamen.
Dengan hasil ini, Algeria dan Austria kini sama-sama mengantongi tiga poin, tertinggal tiga angka dari Argentina yang sudah memastikan tiket ke babak 32 besar. Laga terakhir grup antara Algeria dan Austria akan menjadi duel penentuan siapa yang mendampingi Argentina. "Yang penting adalah kami menang, tetap dalam perburuan, dan nasib ada di tangan kami sendiri," tegas Petkovic. "Belum ada yang diputuskan, tapi kami dalam posisi yang baik."
Bagi Indonesia, persaingan di Grup J ini menarik untuk disimak karena menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim. Tim-tim seperti Algeria dan Austria, yang mungkin tidak diunggulkan, mampu memberikan kejutan dan memperebutkan tiket ke fase gugur. Ini menjadi pelajaran bahwa setiap pertandingan sangat krusial dan tidak ada tim yang bisa diremehkan.
Petkovic memuji Jordan sebagai tim solid dan pantas berada di Piala Dunia. Namun, ia menekankan bahwa timnya telah menunjukkan dua performa bagus secara beruntun. Kini, fokus Algeria sepenuhnya tertuju pada Austria. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Algeria untuk melangkah lebih jauh di turnamen. Akankah kepercayaan diri yang baru terbangun ini cukup untuk membawa mereka ke babak 32 besar?



