Kuliah Rp7.000 per Hari: Universitas Terbuka Buka Akses Pendidikan Tinggi bagi Pekerja
Baca dalam 60 detik
- Universitas Terbuka menawarkan biaya kuliah program diploma dan sarjana mulai Rp1,3 juta per semester, setara Rp7.000 per hari.
- Model pendidikan jarak jauh UT memberikan fleksibilitas bagi pekerja dan mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan.
- UT mengklaim biaya murah tidak mengurangi kualitas, dengan akreditasi A dari BAN-PT dan pengakuan internasional.

Universitas Terbuka (UT) mematahkan anggapan bahwa kuliah selalu mahal dengan menawarkan biaya pendidikan program diploma dan sarjana mulai dari Rp1,3 juta per semester, atau setara Rp7.000 per hari jika dihitung secara sederhana. Angka ini menjadi angin segar bagi pekerja muda dan masyarakat yang selama ini menunda studi karena keterbatasan finansial.
Banyak anak muda menunda kuliah bukan karena tidak ingin, melainkan karena biaya pendidikan kerap dipersepsikan sulit dijangkau di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan. Di sisi lain, pekerja muda ingin meningkatkan kompetensi dan memperluas peluang karier, tetapi terkendala waktu karena harus bekerja. UT hadir dengan solusi: biaya terjangkau dan sistem belajar jarak jauh yang memungkinkan mahasiswa mengatur jadwal sendiri.
"Biaya kuliah mulai dari Rp1,3 juta pada program diploma/sarjana," demikian keterangan tertulis UT pada Selasa (23/6). Konversi ke biaya harian ini membuat angka tersebut lebih mudah dibayangkan, menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tidak selalu identik dengan beban finansial berat di awal.
Fleksibilitas waktu belajar menjadi faktor kunci bagi mereka yang sudah bekerja atau memiliki tanggung jawab lain. Sebagai perguruan tinggi negeri dengan sistem pendidikan jarak jauh, UT memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan tanpa harus hadir setiap hari di kampus. Sistem ini dirancang agar peserta didik dapat belajar secara mandiri dengan dukungan layanan akademik yang terstruktur dan terbimbing. Bagi pekerja, pelaku usaha, maupun mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, fleksibilitas tersebut menjadi alasan utama memilih UT.
Kualitas pendidikan juga menjadi sorotan. Tidak sedikit masyarakat yang mengaitkan biaya kuliah murah dengan kualitas rendah. UT menegaskan bahwa biaya terjangkau tidak mengurangi standar mutu. Sebagai perguruan tinggi negeri, UT telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan pengakuan internasional dari Asian Association of Open Universities Institutional Accreditation serta International Council for Open and Distance Education. "Murah tidak pernah sama dengan murahan," demikian pesan yang disampaikan dalam keterangan tersebut.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang sulit dihindari. Gelar pendidikan memang bukan satu-satunya faktor penentu kesuksesan karier, tetapi tetap menjadi modal penting untuk membuka peluang lebih luas. Dengan biaya kuliah yang disebut mulai dari sekitar Rp1,3 juta per semester, jalan menuju gelar sarjana ternyata bisa lebih dekat dari yang selama ini dibayangkan. Informasi lebih lanjut mengenai program studi dan alur pendaftaran dapat diakses di website resmi UT atau melalui Instagram @univterbuka.



