Jorge Messi Meninggal Dunia di Usia 68, Sosok di Balik Kesuksesan Lionel Messi
Baca dalam 60 detik
- Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, tutup usia di Rosario setelah berjuang melawan penyakit berkepanjangan.
- Perannya sebagai arsitek karier Messi, dari Newell's Old Boys hingga Barcelona, menjadi fondasi kesuksesan sang putra.
- Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola, termasuk klub-klub yang pernah ia percayai.

Jorge Messi, ayah dari bintang sepak bola Lionel Messi, meninggal dunia pada Sabtu dini hari di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina, setelah berjuang melawan penyakit yang telah lama dideritanya. Ia berusia 68 tahun. Kabar ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan langsung memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari klub masa kecil Messi hingga federasi sepak bola Argentina.
Jorge bukan sekadar ayah bagi Lionel. Sejak sang putra berusia 14 tahun, ia dipercaya menjadi agen yang mengurus segala hal terkait karier sepak bola Lionel. Peran ganda ini menjadikannya figur sentral di balik layar kesuksesan Lionel, yang kini berusia 39 tahun dan bermain untuk Inter Miami. Di bawah asuhan Jorge, Lionel berhasil mengoleksi delapan Ballon d'Or, empat gelar Liga Champions bersama Barcelona, serta sepuluh gelar La Liga dalam tujuh belas musim di tim utama. Puncaknya, Lionel memimpin Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sebuah momen yang disaksikan langsung oleh Jorge.
Perjalanan mereka dimulai dari kota kecil Rosario, tempat Lionel bergabung dengan klub lokal Newell's Old Boys saat berusia tujuh tahun. Pada Februari 2001, keluarga Messi pindah ke Spanyol setelah Lionel direkrut Barcelona dalam usia 13 tahun. Meski ibu dan saudara-saudaranya kembali ke Argentina, Jorge memilih menetap di Barcelona untuk mendampingi Lionel. Keputusan ini menjadi titik balik yang mengantarkan Lionel menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Kepergian Jorge meninggalkan duka mendalam, terutama bagi Newell's Old Boys, klub yang pernah ia dukung dan tempat Lionel memulai karier. Dalam pernyataan resmi di akun X, klub tersebut mengenang Jorge sebagai "pilar" yang mendukung karier pemain terhebat sepanjang masa dengan visi, ketelitian, dan kasih sayang. Mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada Celia, istri Jorge, serta anak-anak mereka, Rodrigo, Matias, dan Maria Sol.
Barcelona, klub yang pernah dipercaya Jorge untuk mengembangkan bakat Lionel, juga menyampaikan penghormatan. Mereka berterima kasih atas komitmen Jorge dan kepercayaannya kepada klub dalam membina awal karier Lionel. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyatakan duka cita yang mendalam dan menyebut Jorge sebagai ayah dari kapten dan lambang timnas Argentina.
Kabar ini juga mengingatkan pada insiden kontroversial pada Piala Dunia 2022, ketika seorang presenter televisi Argentina secara keliru melaporkan bahwa Jorge telah meninggal. Keluarga Messi kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan ketidaknyamanan mereka atas kurangnya sensitivitas dan rasa hormat terhadap privasi keluarga. Presenter tersebut akhirnya mengundurkan diri.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kepergian Jorge Messi menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karier seorang atlet. Kisah Jorge dan Lionel adalah bukti bahwa dukungan tanpa pamrih dan pengorbanan seorang ayah dapat melahirkan legenda. Pertanyaannya kini, bagaimana Lionel akan melanjutkan warisan ayahnya, baik di dalam maupun di luar lapangan?



