Adidas Resmi Jadi Apparel Persija hingga 2031: Desain Jersey Tetap Bawa DNA Macan Kemayoran
Baca dalam 60 detik
- Adidas Indonesia mengikat kontrak lima tahun sebagai penyedia perlengkapan resmi Persija Jakarta, berlaku hingga 2031.
- Desain jersey anyar Persija akan memadukan identitas khas klub dengan sentuhan estetika Adidas, tanpa meninggalkan warna dan simbol Macan Kemayoran.
- Peluncuran jersey edisi pemain dan suporter dijadwalkan pada 29 Agustus 2026 dengan harga Rp1 juta dan Rp300 ribu.

Adidas Indonesia resmi menandatangani kerja sama jangka panjang dengan Persija Jakarta sebagai penyedia perlengkapan resmi klub hingga 2031. Kesepakatan ini tidak hanya mencakup produksi jersey, tetapi juga menjadi sinyal komitmen merek global tersebut terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.
Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri, mengungkapkan bahwa proses negosiasi berlangsung cukup panjang dan penuh pertimbangan. Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar transaksi komersial, melainkan bagian dari strategi Adidas untuk hadir secara konsisten di ekosistem sepak bola nasional. "Beberapa tahun belakangan Adidas ingin secara konsisten berada di kancah sepak bola Indonesia," ujarnya dalam acara pengumuman di Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2026).
Pemilihan Persija sebagai mitra utama bukan tanpa alasan. Cinita menilai klub berjuluk Macan Kemayoran itu memiliki identitas kuat, sejarah panjang, dan basis suporter yang masif. Faktor-faktor inilah yang membuat Adidas yakin untuk menjalin kerja sama dalam durasi setengah dekade. "Persija punya identitas, sejarah yang cukup panjang, dan fanbase yang cukup tinggi," ungkapnya.
Salah satu poin yang menjadi perhatian publik adalah desain jersey baru. Cinita memastikan bahwa meskipun Adidas akan memberikan sentuhan khasnya, warna dan elemen visual yang mencerminkan DNA Persija tetap menjadi prioritas. "Yang pasti dari warnanya tidak jauh dari DNA Persija, tapi tetap ada design language Adidas," jelasnya. Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran suporter yang khawatir identitas klub akan berubah drastis.
Kerja sama ini juga diharapkan membawa dampak lebih luas bagi sepak bola Indonesia. Cinita menekankan bahwa Adidas tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga ingin berkontribusi positif terhadap ekosistem sepak bola nasional. "Tujuannya untuk dampak yang lebih positif untuk Persija dan sepak bola Indonesia," paparnya.
Bagi Persija, kemitraan dengan Adidas menjadi langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing di kancah domestik. Dengan durasi kontrak yang panjang, kedua pihak memiliki waktu untuk mengembangkan berbagai program, mulai dari pengembangan jersey hingga aktivasi suporter. Langkah ini juga memperkuat posisi Persija sebagai salah satu klub dengan nilai komersial tertinggi di Indonesia.
Ke depan, publik menantikan apakah kolaborasi ini akan melahirkan inovasi desain yang mampu memadukan tradisi dan modernitas. Peluncuran jersey pada 29 Agustus 2026 akan menjadi ujian pertama bagi Adidas dalam memenuhi ekspektasi suporter Macan Kemayoran.



