Liverpool Siapkan Dana Rp3,8 Triliun untuk Dua Bintang: Diomande dan Fernandes
Baca dalam 60 detik
- Liverpool mengincar bek RB Leipzig Yan Diomande dengan banderol Rp2 triliun setelah tawaran awal ditolak.
- Klub asal Merseyside itu juga membuka negosiasi dengan West Ham untuk gelandang Mateus Fernandes yang dihargai Rp1,7 triliun.
- Total belanja mencapai Rp3,8 triliun, menunjukkan ambisi Liverpool kembali ke papan atas Premier League.

Liverpool dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga £185 juta atau setara Rp3,8 triliun untuk mendatangkan dua pemain bintang di bursa transfer musim panas ini: bek RB Leipzig, Yan Diomande, dan gelandang West Ham United, Mateus Fernandes. Langkah ini menjadi sinyal bahwa The Reds tak main-main dalam membangun skuad untuk bersaing di papan atas Premier League.
Menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, Liverpool telah mencapai kesepakatan personal dengan Diomande dan akan kembali mengajukan tawaran setelah penawaran awal sebesar £87 juta ditolak RB Leipzig. Klub Bundesliga itu mematok harga sekitar £100 juta untuk pemain berusia 22 tahun tersebut. Diomande dianggap sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa, dengan kemampuan membaca permainan dan kecepatan yang menjadi ciri khasnya.
Sementara itu, untuk lini tengah, Liverpool telah melakukan pendekatan kepada West Ham United terkait Mateus Fernandes. Gelandang berusia 24 tahun itu menjadi incaran utama setelah The Reds gagal mendapatkan Adam Wharton dan Ayyoub Bouaddi yang juga diminati banyak klub. West Ham, yang kini bermain di Championship, tetap ngotot membanderol Fernandes sebesar £85 juta, membuat Manchester United mundur. Liverpool justru melihat celah ini sebagai peluang untuk merebut pemain yang musim lalu mencatatkan 7 gol dan 12 assist di Premier League.
Kombinasi dua transfer ini menunjukkan strategi Liverpool yang agresif di bawah arahan Michael Edwards dan Richard Hughes. Dengan total potensi belanja £185 juta, Liverpool berambisi memperkuat dua sektor vital sekaligus: pertahanan dan gelandang. Diomande diharapkan menjadi tandem Virgil van Dijk di lini belakang, sementara Fernandes akan menjadi kreator serangan dari lini tengah.
Namun, keputusan untuk mengeluarkan dana besar untuk pemain yang bermain di Championship tetap menjadi pertanyaan. West Ham, yang terdegradasi ke divisi kedua, tetap mempertahankan harga tinggi untuk Fernandes. Liverpool harus mempertimbangkan apakah investasi sebesar itu sepadan, mengingat risiko performa di liga yang lebih rendah. Di sisi lain, Fernandes telah membuktikan kualitasnya di Premier League dan masih berusia 24 tahun, sehingga potensi jual kembali tetap tinggi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Liverpool ini menarik untuk diikuti. Jika berhasil, The Reds akan memiliki skuad yang lebih kompetitif dan berpotensi kembali merebut gelar Premier League. Persaingan di papan atas semakin ketat dengan Arsenal dan Manchester City yang juga aktif di bursa transfer. Pertanyaan besarnya: akankah Liverpool berani mengambil risiko besar untuk Fernandes, atau akan mencari alternatif lain yang lebih murah?



