Brighton Incar Bek Muda Italia Honest Ahanor, Atalanta Tak Tertekan Jual
Baca dalam 60 detik
- Brighton dikabarkan tertarik merekrut bek Italia U-21 Honest Ahanor dari Atalanta pada bursa transfer musim panas ini.
- Atalanta tidak dalam posisi terdesak menjual karena sudah mengantongi dana besar dari transfer Marco Palestra dan Ederson.
- Ahanor, yang dibeli โฌ20 juta dari Genoa setahun lalu, masih terikat kontrak hingga 2028 dan tampil impresif di Serie A serta Liga Champions.

Klub Premier League Brighton & Hove Albion dikabarkan telah menyatakan minatnya untuk mendatangkan bek muda Italia U-21, Honest Ahanor, dari Atalanta pada jendela transfer musim panas ini. Ketertarikan tersebut muncul setelah perwakilan Brighton melakukan serangkaian pertemuan di Milan beberapa hari terakhir, yang turut membahas kemungkinan transfer pemain berusia 19 tahun itu.
Menurut laporan Gianluca Di Marzio dari Sky Sport Italia, belum ada negosiasi formal yang dilakukan. Namun, Brighton disebut serius mengincar Ahanor sebagai investasi jangka panjang untuk lini pertahanan mereka. Meski demikian, Atalanta diprediksi tidak akan mudah diajak berunding. Klub asal Bergamo itu tidak dalam posisi terdesak secara finansial setelah bersiap menerima dana segar dari dua transfer besar: Marco Palestra ke Chelsea dengan paket senilai โฌ60 juta, serta Ederson yang akan dilepas ke Manchester United dengan total โฌ45 juta.
Ahanor baru menghabiskan satu musim bersama Atalanta setelah direkrut dari Genoa pada musim panas lalu dengan biaya โฌ20 juta. Saat itu, ia menjadi pemain Italia kedua termahal di usia 17 tahun sepanjang sejarah. Kontraknya di Atalanta masih berlaku hingga musim panas 2028, memberikan posisi tawar yang kuat bagi klub Serie A tersebut.
Sepanjang musim 2025-26, Ahanor tampil sebanyak 35 kali di semua kompetisi bersama Atalanta, termasuk 22 laga di Serie A dan 9 penampilan di Liga Champions. Catatan ini menunjukkan bahwa ia telah menjadi bagian penting dari skuad utama meski masih sangat muda. Kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini belakang menjadi nilai tambah yang diincar Brighton.
Bagi pembaca di Indonesia, minat Brighton terhadap Ahanor mencerminkan tren klub-klub Premier League yang semakin agresif merekrut talenta muda dari Italia. Fenomena ini juga berdampak pada persepsi pasar transfer global, termasuk bagaimana klub-klub Eropa memandang pemain muda Asia Tenggara. Ke depannya, pemain Indonesia yang tampil konsisten di liga top Eropa bisa menjadi target serupa, terutama jika mereka menunjukkan performa setara Ahanor di usia belia.
Dengan posisi keuangan yang kuat, Atalanta tidak perlu terburu-buru melepas Ahanor. Mereka bisa menunggu tawaran yang sesuai dengan nilai investasi dan potensi sang pemain. Brighton, di sisi lain, harus bersiap mengeluarkan dana besar jika ingin memboyong bek muda ini ke Inggris. Pertanyaannya, apakah Brighton bersedia membayar mahal untuk pemain yang baru satu musim bersinar di Serie A, atau akan mencari alternatif lain yang lebih terjangkau?



