Tottenham Gagal Bajak Tonali: Newcastle Tolak Tawaran €92 Juta
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United menolak tawaran awal Tottenham Hotspur untuk gelandang Italia Sandro Tonali yang diperkirakan mencapai €92 juta.
- Klub asal London Utara itu berharap daya tarik pelatih Roberto De Zerbi dan London bisa meyakinkan Tonali, namun Newcastle membanderolnya lebih tinggi.
- Manchester City dan Arsenal juga dikabarkan memantau situasi Tonali, yang kontraknya di Newcastle masih panjang hingga 2029.

Newcastle United dikabarkan telah menolak tawaran perdana dari Tottenham Hotspur untuk merekrut gelandang timnas Italia, Sandro Tonali, pada bursa transfer musim panas ini. Tawaran yang diajukan Spurs disebut-sebut berada di kisaran €92 juta atau setara £80 juta, namun langsung ditolak oleh manajemen The Magpies.
Menurut laporan Sky Sports, tawaran awal Tottenham mencapai angka tersebut, sementara pakar transfer Fabrizio Romano mengklaim nominal yang diajukan tiga hari lalu adalah €86 juta (£75 juta). Perbedaan angka ini menunjukkan negosiasi masih jauh dari kata sepakat. Newcastle, yang baru mendatangkan Tonali dari AC Milan pada musim panas 2023, jelas tidak berniat melepas pemainnya dengan harga murah.
Kontrak Tonali di St James' Park masih berlaku hingga 2029, dengan opsi perpanjangan satu tahun oleh klub. Hal ini memberikan posisi tawar yang kuat bagi Newcastle. The Athletic melaporkan bahwa Newcastle menginginkan biaya transfer sekitar €115 juta (£110 juta) untuk melepas Tonali. Sementara itu, sumber di Italia seperti Gianluca Di Marzio memperkirakan kesepakatan bisa tercapai di angka €98 juta (£85 juta).
Tottenham berharap kehadiran pelatih asal Italia, Roberto De Zerbi, yang baru ditunjuk menggantikan Ange Postecoglou, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Tonali. Selain itu, daya pikat London sebagai kota metropolitan juga diyakini bisa memengaruhi keputusan sang pemain dan keluarganya. Namun, Newcastle tampaknya tidak tergoda dengan tawaran awal tersebut dan siap menunggu penawaran yang lebih sesuai dengan valuasi mereka.
Persaingan untuk mendapatkan Tonali tidak hanya datang dari Tottenham. Manchester City dan Arsenal juga dikabarkan tertarik untuk memboyong gelandang berusia 24 tahun itu. Kehadiran dua raksasa Premier League ini bisa memicu perang penawaran yang semakin menaikkan harga Tonali. Bagi Newcastle, situasi ini menguntungkan karena mereka bisa memilih tawaran terbaik atau tetap mempertahankan pemain yang menjadi andalan di lini tengah.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan bursa transfer pemain bintang seperti Tonali selalu menarik untuk diikuti. Meski tidak terlibat langsung, persaingan klub-klub besar Eropa ini kerap menjadi sorotan dan memengaruhi dinamika pasar transfer global. Pertanyaan selanjutnya, apakah Tottenham akan meningkatkan tawaran atau justru beralih ke target lain? Atau akankah Manchester City atau Arsenal yang akhirnya berhasil mengamankan tanda tangan Tonali?



