Belanda Hajar Swedia 5-1: Gakpo dan Brobbey Pamer Ketajaman di Houston
Baca dalam 60 detik
- Belanda menang telak 5-1 atas Swedia di Piala Dunia 2026, berkat dwigol Brian Brobbey dan Cody Gakpo.
- Kemenangan ini membawa Belanda ke puncak Grup F, unggul satu poin dari Swedia yang turun ke posisi kedua.
- Gakpo kini hanya butuh dua gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak Belanda di Piala Dunia, Johnny Rep.

Belanda tampil perkasa di Houston dengan menghancurkan Swedia 5-1 dalam laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (19/6) waktu setempat. Dwigol dari Brian Brobbey dan Cody Gakpo menjadi motor kemenangan yang membawa Oranje ke puncak klasemen, menggeser Swedia yang sebelumnya memimpin grup.
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Brobbey membuka keunggulan. Memanfaatkan umpan silang Gakpo, striker Sunderland itu melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Swedia. Gol kedua datang pada menit ke-17, kali ini Brobbey menyambar umpang rendah Denzel Dumfries dengan tiang jauh. Sebelum laga ini, Brobbey baru mencetak satu gol untuk Belanda di Piala Dunia.
Swedia sempat memberi perlawanan sengit setelah tertinggal. Gustaf Lagerbielke nyaris memperkecil kedudukan lewat sundulan, namun dianulir karena offside. Pelatih Swedia Graham Potter mengakui timnya kesulitan menghadapi serangan sayap Belanda. "Gol pertama berasal dari bola panjang yang tidak kami tangani dengan baik. Mereka menghukum kami di area sayap," ujar Potter seusai pertandingan.
Babak kedua menjadi milik Gakpo. Pada menit ke-47, ia mencetak gol dari jarak dekat setelah menerima umpan silang. Tujuh menit berselang, pemain sayap tersebut menggandakan keunggulan dengan tendangan khas dari tepi kotak penalti. Gol itu menjadi yang kelima bagi Gakpo dalam tujuh penampilan Piala Dunia. Ia kini hanya berjarak dua gol dari rekor Johnny Rep sebagai pencetak gol terbanyak Belanda di ajang ini.
Swedia sempat memperkecil kedudukan lewat Anthony Elanga yang masuk sebagai pemain pengganti. Namun, Crysencio Summerville memastikan kemenangan telak Belanda dengan gol indah kaki kanan pada menit ke-89. Kapten Swedia Victor Lindelof mengakui timnya kehilangan konsentrasi. "Gol yang kami kebobolan terlalu mudah. Jika Anda kehilangan setengah meter dari pemain seperti mereka, Anda akan dihukum," kata bek Manchester United itu.
Kekalahan ini membuat Swedia turun ke posisi kedua dengan selisih satu poin dari Belanda. Kedua tim masih memiliki satu laga sisa di fase grup. Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana tim Eropa kelas atas bermain dengan intensitas tinggi. Pelajaran bagi sepak bola nasional adalah pentingnya transisi cepat dan penyelesaian akhir yang klinis, seperti yang diperagakan Brobbey dan Gakpo.
Pertanyaan selanjutnya: Mampukah Belanda mempertahankan performa ini hingga babak gugur? Atau akankah Swedia bangkit dan merebut kembali puncak klasemen di pertandingan terakhir? Semua akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.



