Deniz Undav Pahlawan Jerman: Comeback Dramatis Hentikan Perlawanan Pantai Gading
Baca dalam 60 detik
- Substituen Deniz Undav mencetak dwigol, termasuk gol kemenangan di menit ke-94, membawa Jerman menang 2-1 atas Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026.
- Kemenangan ini memastikan Jerman lolos ke babak 32 besar, sementara Manuel Neuer mencatat rekor sebagai kiper dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia (21 laga).
- Keputusan pelatih Julian Nagelsmann melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-60 menjadi titik balik permainan Jerman yang sempat tertinggal.

Gol telat Deniz Undav pada masa injury time memastikan Jerman membalikkan keadaan dan mengalahkan Pantai Gading 2-1 dalam laga kedua Grup E Piala Dunia 2026, sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Bermain di bawah tekanan setelah kalah di babak pertama, Jerman tampil kurang meyakinkan sebelum pelatih Julian Nagelsmann melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-60. Keputusan itu terbukti jitu: Nadiem Amiri dan Deniz Undav yang baru masuk langsung menciptakan gol penyeimbang pada menit ke-68 melalui umpan silang Amiri yang diselesaikan Undav dengan tendangan voli.
Pantai Gading, yang unggul lebih dulu lewat gol Franck Kessie pada menit ke-30, nyaris membawa pulang satu poin. Namun, pada menit ke-94, Felix Nmecha memberikan umpan terobosan kepada Undav yang berhasil memutar badan dan melepaskan tembakan ke gawang. Gol tersebut menjadi puncak dari pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh drama.
Bagi Jerman, kemenangan ini tidak hanya berarti kelolosan awal, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Nagelsmann. Undav, yang sebelumnya jarang menjadi starter, membuktikan diri sebagai senjata rahasia yang efektif. Sementara itu, Pantai Gading harus menyesali peluang yang terbuang setelah tampil impresif di babak pertama. Tanpa bek andalan Evan Ndicka, lini belakang mereka mulai goyah setelah jeda.
Dari sisi rekor, Manuel Neuer kembali menorehkan sejarah. Dengan 21 penampilan di Piala Dunia, ia melampaui Hugo Lloris (Prancis) sebagai kiper dengan jumlah laga terbanyak di turnamen ini. Prestasi tersebut menegaskan konsistensi dan umur panjang sang kiper di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini memberikan gambaran tentang ketatnya persaingan di Grup E. Jerman, yang tampil dominan di laga pertama, harus bekerja keras melawan tim Afrika yang solid. Pantai Gading sendiri masih memiliki peluang untuk lolos jika mampu memenangi laga terakhir melawan Curaรงao.
Ke depan, Jerman akan menghadapi tantangan yang lebih berat di babak gugur. Nagelsmann perlu memastikan konsistensi performa, terutama di lini tengah yang sempat kehilangan ritme pada babak pertama. Sementara itu, Pantai Gading harus segera memperbaiki konsentrasi di menit-menit akhir jika ingin melaju lebih jauh.



