Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Kembali ke Performa Terbaik Bersama Persebaya
Baca dalam 60 detik
- Persebaya Surabaya resmi merekrut Ramadhan Sananta dengan status bebas transfer setelah ia meninggalkan DPMM FC di Liga Malaysia.
- Pelatih Bernardo Tavares, yang pernah sukses membesut Sananta di PSM Makassar, optimistis striker Timnas Indonesia itu bisa kembali tajam di Super League 2026/2027.
- Sananta diharapkan menjadi ujung tombak utama Bajul Ijo setelah musim kurang memuaskan di Malaysia, dengan target mengulang torehan 11 gol musim 2022/2023.

Persebaya Surabaya resmi mengamankan jasa Ramadhan Sananta pada bursa transfer jelang Super League 2026/2027. Striker Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu bergabung secara gratis setelah mengakhiri kontraknya bersama DPMM FC di Brunei. Kepindahan ini langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional, terutama karena mempertemukan kembali Sananta dengan pelatih Bernardo Tavaresโarsitek di balik performa gemilangnya saat membela PSM Makassar.
Bagi Tavares, perekrutan Sananta bukan sekadar menambah stok penyerang. Lebih dari itu, ini adalah proyek rehabilitasi performa. Sananta sempat menjadi momok bagi pertahanan lawan saat membawa PSM juara Liga 1 musim 2022/2023 dengan koleksi 11 gol dari 24 pertandingan. Namun, petualangannya di Malaysia bersama DPMM FC tidak semulus yang diharapkan. Kontribusinya menurun drastis, dan ia gagal mempertahankan level permainan yang sama seperti di Indonesia.
โRamadhan Sananta berkembang pesat saat bekerja bersama saya di PSM Makassar. Ketika pertama kali datang, namanya belum banyak dikenal. Namun, seiring waktu ia mampu menunjukkan kualitasnya hingga menembus Timnas Indonesia,โ ujar Tavares dalam sesi wawancara di Surabaya. Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa satu musim yang kurang ideal tidak serta-merta menghilangkan kualitas seorang pemain. Ia percaya Sananta masih memiliki potensi besar untuk kembali bersinar.
Reuni antara Tavares dan Sananta bukan tanpa alasan. Keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar dan meraih gelar juara Liga 1. Tavares memahami betul karakter dan kelebihan Sananta sebagai striker haus gol. โSaya percaya Sananta bisa tampil lebih baik lagi. Dia adalah pemain lokal, pemain tim nasional, dan jika berada dalam kondisi terbaiknya, dia mampu memberikan dampak besar bagi tim. Itulah yang kami harapkan darinya di Persebaya,โ tegas Tavares.
Di sisi lain, Sananta dihadapkan pada tekanan untuk segera beradaptasi dengan skema permainan Bajul Ijo. Persebaya sendiri tengah membangun skuad kompetitif untuk musim depan. Dengan kedalaman lini serang yang masih perlu ditingkatkan, kehadiran Sananta diharapkan menjadi solusi instan. Namun, Tavares mengingatkan bahwa proses pemulihan kepercayaan diri dan ketajaman membutuhkan waktu. โKami memahami karakter dan kualitas yang ia miliki. Sekarang tugas kami adalah membantunya kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya, sementara dia juga harus membantu tim mencapai target yang sudah ditetapkan,โ ujar Tavares.
Keputusan Persebaya merekrut Sananta juga menjadi sinyal bahwa klub tidak hanya mengandalkan pemain asing. Di tengah gempuran striker impor, Sananta diharapkan menjadi andalan lokal yang mampu bersaing. Jika berhasil kembali ke performa terbaiknya, ia tidak hanya akan menjadi pahlawan bagi Persebaya, tetapi juga memperkuat posisinya di Timnas Indonesia. Pertanyaannya, mampukah Tavares mengulang resep suksesnya di Makassar dan mengembalikan ketajaman Sananta di Surabaya?



