Paratici Buka Suara soal Masa Depan Kean: Fiorentina Tak Ingin Kehilangan, tapi Sadar Realitas Pasar
Baca dalam 60 detik
- Direktur Fiorentina Fabio Paratici mengakui Moise Kean berpotensi hengkang di bursa musim panas, namun klub bertekad mempertahankannya sebagai ujung tombak.
- Paratici menegaskan Fiorentina tidak akan melepas gelandang muda Cher Ndour, yang dinilai sebagai bagian inti proyek jangka panjang klub.
- Ketertarikan pada Luca Koleosho dan komentar soal daya tarik klub seperti Liverpool dan Manchester United menjadi sorotan dalam konferensi pers Paratici.

Direktur Teknik Fiorentina, Fabio Paratici, memberikan sinyal ambigu terkait masa depan striker andalan mereka, Moise Kean, di tengah bursa transfer musim panas. Dalam konferensi pers di Viola Park, Kamis (2/7), Paratici menegaskan bahwa klub tidak ingin kehilangan pemain berusia 26 tahun itu, tetapi juga tidak bisa menutup mata terhadap dinamika pasar yang kerap di luar kendali klub.
Kean, yang sempat bersinar bersama Juventus dan tim nasional Italia, menjadi salah satu aset berharga Fiorentina. Namun, Paratici mengakui bahwa pertemuan dengan agen Kean pada Rabu (1/7) merupakan bagian dari rutinitas bursa. โKami berharap dan ingin dia menjadi nomor sembilan kami. Tapi semua klub sepak bola, kecuali lima atau enam klub top dunia, tidak sepenuhnya menguasai nasib mereka di pasar,โ ujar Paratici, dikutip dari LaViola.it.
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi bahwa beberapa klub Liga Inggris, termasuk Liverpool dan Manchester United, memantau situasi Kean. Paratici menolak mengomentari secara spesifik, tetapi ia menyebut bahwa klub-klub bersejarah seperti Liverpool dan Manchester United tetap memiliki daya tarik meski tanpa trofi dalam beberapa tahun terakhir. โLiverpool tidak menang selama 20 tahun, tetapi semua pemain ingin ke sana. Manchester United juga demikian. Tanya saja pemain mana yang tidak mau bermain untuk mereka,โ katanya.
Selain Kean, Paratici juga menegaskan bahwa Cher Ndour tidak akan dijual, meskipun ada rumor ketertarikan dari Juventus. โNdour adalah jantung dari proyek Fiorentina. Dia baru memulai dan perlu membuktikan diri. Kami tidak bisa memuja pemain setelah 12 pertandingan, atau sebaliknya,โ tegasnya. Sementara itu, bek kanan Dodo yang berusia 28 tahun disebut memiliki ambisi yang sah, dan masa depannya masih belum pasti.
Paratici juga mengonfirmasi ketertarikan pada Luca Koleosho, pemain sayap Burnley yang dipinjamkan ke klub lain musim lalu. โSemua orang menyukai pemain bagus. Koleosho adalah pemain bagus, seperti yang lain di tim U21 Italia,โ ujarnya dalam wawancara dengan Sky Sport Italia. Langkah ini menunjukkan Fiorentina ingin meremajakan skuad dengan talenta muda Italia, sejalan dengan visi jangka panjang yang dicanangkan pemilik klub.
Di sisi lain, Fiorentina baru saja mengganti pelatih Paolo Vanoli dengan Fabio Grosso. Paratici menyebut Grosso sebagai satu-satunya kandidat yang dipertimbangkan. โKami menyukai profilnya dan segala yang menyertainya,โ katanya. Namun, tantangan besar menanti: Fiorentina gagal lolos ke kompetisi Eropa musim 2025-26, dan tekanan untuk segera berprestasi semakin besar.
Menariknya, Paratici menggunakan analogi pribadi untuk menggambarkan keseimbangan antara mimpi dan target. โAnak saya bilang mimpinya main di Piala Dunia. Saya bilang, kalau itu targetnya, kita bisa kecewa. Lebih baik target realistis yang dekat dengan mimpi,โ tuturnya. Pesan ini seolah menjadi filosofi baru Fiorentina: membangun tim kompetitif secara bertahap, bukan sekadar mengejar gelar instan.
Pertanyaan besarnya, akankah Fiorentina mampu mempertahankan Kean di tengah godaan klub-klub besar Eropa? Atau justru Ndour dan Koleosho yang akan menjadi wajah baru kebangkitan La Viola? Bursa transfer masih panjang, dan Paratici tampaknya siap bermain catur.



