Napoli Siap Lepas Milinkovic-Savic, PSV Jadi Incaran Kiper Baru
Baca dalam 60 detik
- Napoli berencana menjual kiper Vanja Milinkovic-Savic hanya setahun setelah merekrutnya dengan harga €20 juta, dengan Matej Kovar dari PSV sebagai target utama pengganti.
- Kepergian Milinkovic-Savic membuka jalan bagi Alex Meret menjadi kiper utama di bawah pelatih baru Massimiliano Allegri, sementara Saudi Pro League menjadi destinasi potensial berkat ikatan keluarga.
- Di sisi lain, negosiasi Napoli dengan Lazio untuk bek Mario Gila memasuki tahap kritis dengan selisih harga yang semakin tipis.

Napoli dikabarkan akan melepas kiper asal Serbia, Vanja Milinkovic-Savic, hanya satu musim setelah mendatangkannya dengan mahar sekitar €20 juta. Langkah ini diambil seiring perubahan strategi di bawah kepelatihan Massimiliano Allegri, yang dilaporkan lebih memercayakan posisi penjaga gawang utama kepada Alex Meret.
Menurut laporan Nicolò Schira yang dikutip IlNapolista, keputusan untuk menjual Milinkovic-Savic sudah bulat. Sporting director Giovanni Manna telah menyiapkan rencana cadangan dengan mengincar Matej Kovar, kiper PSV Eindhoven yang tengah membela Republik Ceko di Piala Dunia. Kovar dinilai memiliki profil modern dan kemampuan teknis yang sesuai dengan skema permainan Allegri.
Kepergian Milinkovic-Savic ke Arab Saudi menjadi skenario yang paling realistis. Faktor keluarga menjadi pendorong utama: sang kakak, Sergej Milinkovic-Savic, saat ini memperkuat Al-Hilal yang ditangani Simone Inzaghi. Kedekatan ini membuat proses transfer berpotensi berjalan mulus, meski belum ada tawaran resmi yang diajukan.
Di bursa transfer lainnya, Napoli juga terus memburu bek Lazio, Mario Gila. Presiden Lazio, Claudio Lotito, telah menurunkan banderol dari €30 juta menjadi €20 juta, namun Napoli masih ngotot dengan tawaran €15 juta. Tekanan keuangan Lazio yang harus mencapai neraca nol di bursa transfer membuat kesepakatan dalam beberapa pekan ke depan semakin mungkin terjadi.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Napoli ini menunjukkan perombakan skuad yang cukup agresif di bawah Allegri. Allegri dikenal gemar membangun pertahanan dari lini belakang, sehingga pemilihan kiper yang mampu memulai serangan dari bawah menjadi krusial. Kovar, yang pernah menimba ilmu di Bayer Leverkusen, dianggap memenuhi kriteria tersebut.
Di Indonesia, pergerakan bursa transfer Serie A selalu menarik perhatian, terutama karena banyak pemain diaspora dan penggemar liga Italia yang cukup besar. Keputusan Napoli melepas kiper mahal hanya dalam setahun bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, tentang pentingnya perencanaan jangka panjang dalam manajemen skuad.
Ke depannya, publik akan menanti apakah Napoli benar-benar bisa mendatangkan Kovar dan Gila, atau justru harus bersaing dengan klub lain yang juga meminati kedua pemain tersebut. Akankah Allegri berhasil membangun kembali kejayaan Napoli dengan fondasi baru?



