Haaland Buka Panggung Piala Dunia 2026 dengan Dua Gol, Norwegia Hancurkan Irak
Baca dalam 60 detik
- Erling Haaland mencetak dua gol pada debut Piala Dunia, membawa Norwegia menang 4-1 atas Irak di laga pembuka Grup C.
- Penampilan Haaland disebut lebih total dibanding di Manchester City, dengan peran kepemimpinan dan pressing tanpa lelah.
- Rasio gol Haaland per laga (57 gol dalam 51 penampilan) berada di urutan ketiga terbaik sepanjang sejarah sepak bola internasional.

Erling Haaland langsung mengukir namanya di Piala Dunia 2026 dengan dua gol yang mengantarkan Norwegia menang telak 4-1 atas Irak, Selasa malam. Debut sempurna ini sekaligus memutus dahaga panjang Norwegia yang terakhir kali mencetak gol di turnamen ini pada 1998, atau 10.220 hari sebelumnya.
Pertandingan di Stadion Internasional Khalifa itu menjadi panggung pembuktian bagi Haaland yang kerap dikritik karena dianggap kurang dominan di laga-laga besar bersama Manchester City. Kali ini, ia tampil beda. Selain dua golnya, penyerang 25 tahun itu menunjukkan agresivitas tinggi, menekan lini belakang Irak tanpa henti, dan mengambil peran kepemimpinan di lapangan. "Dia melakukan lebih banyak untuk Norwegia hari ini daripada yang biasa kami lihat di Man City," ujar mantan bek Wales Ashley Williams yang menjadi komentator BBC.
Gol pertama Haaland lahir pada menit ke-29 setelah ia menyambar umpan silang David Moller Wolfe. Gol kedua tercipta berkat kesalahan kiper Irak Jalal Hassan yang lambat dalam menguasai bola, dimanfaatkan Haaland dengan blok tendangan yang masuk ke gawang. Ia nyaris mencetak hat-trick, namun dua peluangnya di babak kedua berhasil digagalkan. Meski begitu, catatan dua gol di laga perdana Piala Dunia menempatkannya sebagai pemain keenam yang melakoni debut semacam itu di edisi ini.
Pelatih Norwegia Stale Solbakken memuji mentalitas Haaland. "Anda bisa lihat dia tidak gentar dengan panggung besar. Saya punya firasat baik sebelum pertandingan, dan dia membuktikannya," katanya. Sementara itu, pelatih Irak Graham Arnold menyebut Haaland sebagai salah satu nomor sembilan terbaik yang pernah ia lihat. "Dia kuat, cepat, dan mematikan. Norwegia bisa mengejutkan banyak orang dengan tim yang mereka miliki," tambah Arnold.
Bagi Indonesia, penampilan Haaland menjadi pengingat akan pentingnya memiliki striker haus gol di turnamen besar. Timnas Indonesia yang tengah membangun skuad muda bisa belajar dari konsistensi dan mentalitas Haaland yang tak pernah surut meski tekanan besar. Di sisi lain, kegagalan kiper Irak Jalal Hassan menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya ketenangan dan antisipasi dalam situasi kritis.
Dengan kemenangan ini, Norwegia memuncaki Grup C sementara. Langkah mereka selanjutnya akan diuji melawan lawan yang lebih berat. Pertanyaan besarnya: bisakah Haaland mempertahankan performa ini dan membawa Norwegia melaju jauh, atau akankah tekanan turnamen mulai terasa?



