Piala Dunia 2026: Chalobah Dipanggil Gantikan Livramento yang Cedera
Baca dalam 60 detik
- Tino Livramento dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 setelah cedera betis saat latihan.
- Trevoh Chalobah dipanggil sebagai pengganti, meski belum akan tampil di laga perdana Inggris.
- Inggris akan memulai perjuangan melawan Kroasia tanpa Chalobah yang langsung menuju markas di Kansas City.
Bek Newcastle United, Tino Livramento, harus mengubur mimpinya tampil di Piala Dunia 2026 setelah cedera betis yang dialaminya dalam sesi latihan pada Minggu (14/6/2026). Hasil pemindaian keesokan harinya memastikan pemain berusia 23 tahun itu tidak akan bisa memperkuat Timnas Inggris di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Sebagai langkah cepat, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengumumkan pemanggilan Trevoh Chalobah, bek tengah Chelsea, untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Livramento. Keputusan ini diumumkan pada Senin (15/6/2026) waktu setempat, sehari menjelang laga perdana Inggris di Grup C melawan Kroasia.
Meski demikian, Chalobah dipastikan tidak akan tampil dalam pertandingan pembuka di Dallas. Ia akan langsung terbang ke markas tim di Kansas City untuk bergabung dengan skuad, sementara rekan-rekannya bersiap menghadapi Kroasia. Langkah ini menunjukkan bahwa pelatih Gareth Southgate lebih memilih tidak terburu-buru menurunkan pemain yang baru bergabung.
Chalobah bukanlah nama asing di skuad The Three Lions. Ia sempat dipanggil pada pertengahan tahun lalu dan mencatatkan satu penampilan. Namun, kiprahnya di level klub musim ini cukup impresif. Bersama Chelsea, ia menjadi andalan di lini belakang dengan 47 penampilan di semua kompetisi dan menyumbang tiga gol. Pengalaman ini diharapkan bisa menambah kedalaman skuad Inggris di tengah padatnya jadwal Piala Dunia.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini mungkin tidak terlalu berdampak langsung. Namun, pergerakan tim-tim besar seperti Inggris selalu menarik perhatian, mengingat banyaknya pemain keturunan Indonesia yang bermain di Eropa. Cedera mendadak seperti yang dialami Livramento juga menjadi pengingat betapa rentannya pemain terhadap cedera, terutama di turnamen sebesar Piala Dunia.
Inggris sendiri tergabung di Grup C bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Setelah melawan Kroasia, mereka akan menghadapi Ghana di Boston pada 23 Juni, lalu menutup fase grup melawan Panama di New York New Jersey pada 27 Juni. Dengan absennya Livramento, Southgate harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan lini pertahanan sepanjang turnamen.
Pertanyaan besarnya, akankah Chalobah mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamankan tempat di skuad utama? Atau justru cedera ini menjadi pukulan telak bagi kedalaman tim Inggris? Hanya waktu yang akan menjawab, namun yang jelas, Piala Dunia 2026 telah dimulai dengan drama yang tak terduga.



